Ini Alasan Usia Bangunan Masa Kini Lebih Pendek

Tembok Besar China dan Borobudur masih kokoh hingga kini.Arsitek pun menjawab alasan itu.

Ini Alasan Usia Bangunan Masa Kini Lebih Pendek
via Antaranews.com
Kawasan Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (28/6/2017) (ANTARA /Anis Efizudin) 

Selain itu bangunan jadi tak awet karena terjadinya perubahan tata kota.

Karena usia bangunan lebih pendek, kata Ary, proses pembangunan pun durasinya lebih pendek walau tetap mengutamakan kualitas serta keindahan bangunan tersebut. .

Tak heran ketika datang teknologi baru dalam bidang konstruksi yang bisa mengurangi proses pengerjaan, pasti akan jadi pilihan.

Pasalnya semakin lama proses juga membuat biaya pembangunan membengkak.

Penggunaan mortar dalam proses pembangunan selain lebih cepat dan efisien juga lebih praktis karena siap pakai, mudah digunakan, memungkinkan konsistensi kualitas, menghemat waktu dan biaya serta lokasi proyek lebih bersih.

Direktur Nasional Mortar Utama-Weber, Anton Ginting, mengatakan, keberadaan mortar baru ada sejak 1996 dan hingga kini masyarakat semakin familiar menggunakannya.

Berbeda dengan semen konvensional pada umumnya, mortar instan berbahan pasir, semen, filler (bahan pengisi) dan aditif (bahan tambahan yang tercampur secara homogen dengan komposisi tepat dan diproses menggunakan teknologi modern.

Penggunaan mortar bisa untuk dinding, lantai, aplikasi infrastruktur dan finishing.

Kendati sudah cukup banyak yang menggunakan, Anton mengaku pihaknya terus melakukan edukasi baik ke kontraktor, developer, pekerja konstruksi hingga ke kampus-kampus.

Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved