Breaking News:

Sampah di Hutan Mangrove, Luas Area Menjadi Tumpukan Sampah Mencapai 150 Meter Persegi

Luas sampah itu mencapai 150 meter persegi di kawasan itu dan sudah terjadi sejak tahun 2014.

Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Tumpukan sampah yang telah berbentuk daratan di sekitar Hutan Mangrove, Blok Empang Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. 

"Sehingga sampah-sampah dari tengah laut terbawanya ke sini. Sudah diangkut, ada lagi, ada lagi sampahnya," kata Jarpiko.

Maka, kata Jarpiko, pemancang bambu dibuat agar sampah tidak terbawa ombak ke tepi sini dan tidak kembali lagi ke tengah laut.

"Petugas kebersihan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta datang kemarin. Tapi cuma mengecek saja," katanya.

Baca: Pagar Bambu di Ujung Laut Jakarta Gagal Bendung Sampah

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Utara, Husein Murad, klaim sejak pagi hingga pukul 11.00 WIB sudah melakukan pengangkutan.

"Kami sudah mengangkut sampah dibantu dengan alat berat. Pembersihan diperkirakan akan memakan waktu selama seminggu. Di lokasi itu pengangkutan sampah pun dibarengi pengangkutan lumpur," kata Husein.

Husein mengatakan, sampah-sampah akan diangkut ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Petugas akan ditambah jadi 400 dari Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara hingga Kepulauan Seribu, serta PPSU se-Kecamatan Penjaringan.

Sementara itu, Lurah Pluit, Yoel Sibarani, mengatakan, hingga pukul 15.00 WIB sampah-sampah juga sudah dibersihkan mencapai 30 ton.

"Alat-alat berat yang diturunkan itu, yakni satu unit amphibi backhoe, tiga unit dumptruck dan ada kapal pengangkut sampah sebanyak delapan unit. Sebanyak 30 ton berhasil terangkut," kata Yoel.

Penulis:
Editor:
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved