VIDEO: Geruduk Kantor Tempo, FPI Tuntut Permintaan Maaf

jika Tempo tidak mau memberikan klarifikasi, maka FPI berjanji akan memboikot dan menerjunkan massa dengan jumlah yang lebih besar lagi

Penulis: | Editor: Ahmad Sabran

WARTA KOTA, JAKARTA- Jika Majalah Tempo tidak meminta maaf kepada FPI dan umat Islam mengenai karikatur yang diduga melecehkan imam besar FPI, Rizieq Shihab, maka FPI siap 'berdarah-darah' sampai Tempo mengakui kesalahannya dan meminta maaf.

Ratusan massa Front Pembela Islam (FPI) yang juga merupakan Alumni 212, Jum'at siang pukul 14.00 WIB menggeruduk kantor Majalah Tempo di Jalan Palmerah Barat, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

"Jika Tempo memberikan klarifikasi, menemui kami, kita semua, dan mengakui kesalahannya lalu minta maaf kepada umat Islam atas pelecehan ulama yang telah dilakukan wartawan Tempo, maka selesai sudah aksi ini," teriak orator di atas mobil komando.

Namun, jika Tempo tidak mau memberikan klarifikasi, maka FPI berjanji akan memboikot dan menerjunkan massa dengan jumlah yang lebih besar lagi.

"Siapa pun dia yang mempunyai ide pembuatan karikatur imam besar kami, seret kesini, redaksi, pegawai, siapa pun dia. Tolong jelaskan dengan sejelas-jelasnya kenapa kalian membuat karikatur imam besar umat Islam seolah-olah doyan seks. Ini penghinaan atas umat Islam! Demikian teriak orator di depan kantor Majalah Tempo.

Sebelumnya, Majalah Tempo Edisi 26 Februari 2018, memuat kartun yang menggambarkan seorang pria berjubah putih, yang sedang duduk di depan seorang wanita.

Pria berjubah mengatakan, ‘Maaf saya tidak jadi pulang.’ Sementara, sang wanita menjawab, ‘Yang kamu lakukan jahat.’

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved