Bukti Kuat Dugaan Korupsi Hakim Wanita PN Tangerang Ditemukan di Rumahnya

KPK kini memiliki bukti kuat keterlibatan langsung hakim wanita Pengadilan Negeri Tangerang, Wahyu Widya Nurfitri terhadap dugaan korupsi berupa suap.

Bukti Kuat Dugaan Korupsi Hakim Wanita PN Tangerang Ditemukan di Rumahnya
Warta Kota/Henry Lopulalan
Hakim Pengadilan Negeri Tangerang Tuti Wahyu Widya selesai diperiksa penyidik selama 24 jam dan ditetapkan menjadi tersangka di Gedung KPK Jalan Rasuna Said, Kuningan, Selasa (13/3/2018). 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini memiliki bukti kuat keterlibatan langsung hakim wanita Pengadilan Negeri Tangerang, Wahyu Widya Nurfitri terhadap tindakan korupsi berupa suap

Sebelumnya hal itu belum bisa dibuktikan lantaran masih bergantung pada kesaksian panitera pengganti Tuti Atika dan 2 pengacara yang juga jadi tersangka. 

KPK menemukan bukti kuat itu saat menggeledah rumah dinas hakim wahyu di Kompleks Kehakiman Tangerang, Rabu (14/3/2018) dinihari.

Disana KPK menemukan uang sebesar Rp 7.450.000 yang tersimpan dalam amplop bertuliskan nama kantor pengacara yang kini jadi tersangka, Agus Wiratno dan HM Saipudin.

Tadinya amlop ini diakui diterima panitera pengganti Tuti dan diakuinya diserahkan kepada hakim wahyu.

Baca: Rincian Gaji Hakim Wanita Tersangka Suap KPK Yang Wow Banget

Hakim Pengadilan Negeri Tangerang Tuti Wahyu Widya selesai diperiksa penyidik selama 24 jam dan ditetapkan menjadi tersangka di Gedung KPK Jalan Rasuna Said, Kuningan, Selasa (13/3/2018).
Hakim Pengadilan Negeri Tangerang Tuti Wahyu Widya selesai diperiksa penyidik selama 24 jam dan ditetapkan menjadi tersangka di Gedung KPK Jalan Rasuna Said, Kuningan, Selasa (13/3/2018). (Warta Kota/Henry Lopulalan)

Ditemukan amplop berisi uang sesuai dengan jumlah yang disebutkan Tuti dan bertuliskan nama kantor pengacara penyuap menguatkan keterangan dari para tersangka lain.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, uang dalam amplop itu diduga merupakan pemberian suap tahap pertama dari dua advokat tersebut untuk Hakim Wahyu.

"Di amplop itu tertulis nama kantor pengacara yang juga menjadi tersangka di sini, dan di dalam amplop itu masih ada uang yang kami duga ini adalah uang pemberian pertama yang sudah ke tangan hakim," kata Febri di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu malam.

Dalam kasus ini hakim wahyu diduga menerima suap Rp 30 juta yang diberikan dalam waktu berbeda.

Suap ini diduga terkait vonis perkara yang tengah ditangani 2 pengacara tersebut.(Robertus Belarminus)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Geledah Rumah Hakim PN Tangerang, KPK Sita Amplop Berisi Uang Suap".

Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved