Pemberdayaan Masyarakat Wirausaha Baru digelar di RPTRA Akasia

Sri Yuliani mengatakan, pelatihan ini merupakan program nyata Pemprov DKI Jakarta untuk pengembangan ekonomi mikro masyarakat

Pemberdayaan Masyarakat Wirausaha Baru digelar di RPTRA Akasia
Warta Kota/Feryanto Hadi
Suasana Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Wirausaha Baru yang digelar di RPTRA Akasia, Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (13/3). 

WARTA KOTA, TEBET -- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, melalui Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Sudin Nakertrans) Jakarta Selatan, menggelar Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Wirausaha Baru, di RPTRA Akasia, Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (13/3).

Acara tersebut dibuka oleh Oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Selatan Sri Yuliani, didampingi Camat Tebet Mahludin, Plh Kasudin Nakertrans Jakarta Selatan Rudolf Tambunan, serta Kasie Pelatihan dan Penempatan Suku Dinas Tenaga Kerja Kota Administrasi Jakarta Selatan Lies Agustini.

Sri Yuliani mengatakan, pelatihan ini merupakan program nyata Pemprov DKI Jakarta untuk pengembangan ekonomi mikro masyarakat, terutama bagi para ibu yang ingin memulai usaha baru.

"Saya menyampaikan, mengapresiasi terhadap kegiatan yang diselenggarakan ini, karena merupakan suatu bentuk kegiatan yang positif serta dapat memberikan ilmu kepada para peserta yang memulai dunia usaha baru," ujarnya.

Sri Yuliani menjelaskan, pelatihan ini dilaksanakan untuk peningkatan Sumber Daya Manusia dan peningkatan kreativitas.

Sehingga ke depannya, para peserta bisa mengembangkan produktivitas yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kota Administrasi Jakarta Selatan.

"Pelatihan Wirausaha Baru ini bertujuan untuk percepatan wirausaha industri baru dalam mendukung visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017-2022, sebagai kota yang memajukan kesejahteraan umum dengan menciptakan lapangan kerja baru," terangnya.

Sementara itu, Plh Kasudin Nakertrans Jakarta Selatan, Rudolf Tambunan mengatakan, sebanyak 75 peserta mengikuti kegiatan pelatihan yang akan berlangsung selama lima hari, dengan pelatihan yang diberikan adalah Pelatihan Kue Kering.

"Dalam pelatihan ini, kami memberikan pelatihan dasar sebuah usaha kecil, dan memberikan peralatan untuk usaha dan mempraktekan apa yang telah dilatih oleh Tim Teknis OK OCE. Seperti saat ini pelatihan kue, kita berikan oven, gas, blender dan alat penunjang lainnya dalam membuat kue," pungkasnya.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved