Sabtu, 9 Mei 2026

Batik Gobang, Warisan Budaya Betawi yang Telah Bangkit

Pemprov DKI Jakarta secara masif berupaya mengangkat kembali seni budaya Betawi yang mulai ditinggalkan anak muda.

Tayang:
Penulis: Feryanto Hadi |
Warta Kota/Feryanto Hadi
Kehadiran Batik Gobang Jakarta yang digawangi Ethys Mayoshi menjadi kabar gembira bagi masyarakat, khususnya Betawi. 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU -- Pemprov DKI Jakarta secara masif berupaya mengangkat kembali seni budaya Betawi yang mulai ditinggalkan anak muda.

Sejumlah event besar dilakukan, seperti Lebaran Betawi, Festival Budaya Betawi dan sebagainya.

Salah satu seni budaya betawi yakni batik. Namun sayangnya, saat ini sangat sedikit perajin batik betawi di Jakarta ini.

Produk batik khas betawi juga makin sulit didapatkan masyarakat.

Melihat kondisi seperti ini, kehadiran Batik Gobang Jakarta yang digawangi Ethys Mayoshi menjadi kabar gembira bagi masyarakat, khususnya betawi.

Ethys, hingga saat ini masih mencoba mengangkat batik klasik betawi warisan para pendahulu.

Bahkan sejumlah karya batiknya telah moncer hingga mancanegara.

"Di saat batik betawi mulai langka, saya mencoba mengangkatnya lagi. Ini semata-mata agar budaya nenek moyang kita tetap lestari. Jika kita semua abai, bisa jadi batik betawi akan hilang. Itu yang memotivasi saya melalui bisnis Batik Gobang Jakarta ini," ujar Ethys saat berbincang di bilangan Kebayoran Baru, Sabtu (10/3/2018) malam.

Jika biasanya batik betawi menghadirkan motif dan warna yang mencolok, Ethys lebih banyak mengangkat batik dengan warna gelap seperti hitam, cokelat, krem atau putih.

Namun tetap dengan corak yang khas, seperti tiga belas flora fauna Jakarta atau ornamen-ornamen ikon Jakarta seperti, rumah betawi, tugu, ondhel-ondhel atau penari.

"Saya mencoba mengembalikan corak ke aslinya, lebih klasik dengan warna-warna gelap. Untuk motifnya ada banyak, ada kuku macan, salak dan sebagainya. Corak dan warna seperti ini pada masa dulu dikenakan oleh golongan kelas atas masyarakat betawi," katanya.

Karena klasik, Ethys menambahkan, harga batiknya lebih mahal dari batik Betawi pada umumnya.

Satu lembar kain batik harganya bisa mencapai Rp1 juta.

Prosesnya pun dibuat dengan batik tulis. Sehingga membutuhkan proses pengerjaan 3 pekan hingga 1 bulan.

"Pola-pola batik dibuat para perajin dengan telaten dan hati-hati untuk mendapatkan hasil maksimal. Jadi, memang agak lama prosesnya," kata dia.

Batik Gobang Jakarta menjadi salah satu warisan budaya yang telah mendapat sertifikat dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Batik Gobang Jakarta bahkan sudah dipakai untuk seragam PNS Pemprov DKI Jakarta sejak zaman kepemimpinan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama.

Bahkan, Pemprov DKI Jakarta juga telah mendukung showroom Batik Gobang di bilangan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat sebagai salah satu destinasi wisata unggulan.

Menurut Ethys, di showroomnya tersebut tidak hanya dijual aneka batik, namun jauh lebih penting dari itu, masyarakat bisa melihat secara langsung proses mulai dari aktifitas membatik hingga kain batik menjadi busana yang indah.

Ia mengaku, setidaknya ada 100 perajin batik yang bekerja menciptakan Batik Gobang Jakarta miliknya.

"Bukan sekadar sisi bisnis, tapi banyak masyarakat yang bisa belajar bagaimana membatik itu. Saya juga latih ibu-ibu PKK membatik. Tujuannya agar batik betawi tetap lestari. Sudah mulai juga kunjungan anak-anak sekolah sebagai salah satu upaya pengenalan warisan budaya betawi ke generasi saat ini," ungkapnya.

Batik Gobang Jakarta memiliki makna berupa senjata orang Betawi di masa lalu dan mata uang zaman dulu.

Ethys menambahkan, berkat keunikan dan keunggulan disain batiknya, ia langgananan didaulat menjadi duta Indonesia dalam sejumlah pameran maupun fashion show di belasan negara di belahan dunia.

Ia juga telah diganjar sejumlah penghargaan atas semangatnya melestarikan kebudayaan betawi.

"Di luar negeri Batik Gobang juga sudah mulai dikenal dengan membawa nama betawi. Ini karena seringnya saya diundang dalam sejumlah pameran bertaraf internasional. Harapannya batik betawi bisa go Internasional," imbuhnya.

Ethys bersyukur usaha yang dirintisnya sejak 10 tahun itu kini mulai membuahkan hasil.

Saat ini, selain rutin memasok seragam batik untuk pegawai di Pemprov DKI, kalangan swasta juga sudah mulai melirik Batik Gobang Jakarta, baik pemesanan seragam batik, cinderamata seperti cukin atau syal bahkan sejumlah pemilik gedung perkantoran dan hotel mempercayakan disain bercorak betawi untuk sejumlah ruangan kepada dirinya.

"Banyak agen perjalanan juga yang memesan batik ini untuk cinderamata, misalnya cukin atau syal. Sekarang sedang persiapan untuk Asian Games mendatang, dimana batik ini bisa menjadi cinderamata dalam penyambutan para atlet dunia sekaligus mempromosikan warisan budaya dari Jakarta," imbuhnya.

Ethys menambahkan, saat ini ia sedang mempersiapkan launching showroom Sentra Batik Gobang Jakarta yang terletak di Jalan Karya Utama Terusan, Gang G, Nomor 9, Srengseng, Kembangan.

Ia berharap ke depannya lokasi showroom bisa menjadi destinasi wisata bagi masyarakat lokal atau mancanegara.

"Sekarang sedang persiapan. Rencananya April nanti launchingnya. Selain dapat melihat langsung pembuatan batik, wisatawan juga bisa membeli produk Batik Gobang Jakarta ini di showroom itu," tandasnya

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved