Breaking News:

Riset Vaksin TB, Mahasiswa Indonesia Ini Diundang Presentasi di Israel

Saat ini hanya ada dua kelompok riset di dunia yang berusaha mengembangkan vaksin terapeutik bagi penderita TB. Salah satunya tim Satria.

Kompas.com/Dinda Lisna Amilia
SATRIA Arief Wibowo berpose di depan Weizmann Institute of Science, Israel menjelang acara kongres beberapa waktu lalu. 

Baca: Ini Jurus Dasar Abelia Meraih 12 Beasiswa ke Luar Negeri

Hanya 2 Tim di Dunia

Menurut Satria, saat ini hanya ada dua kelompok riset di dunia yang berusaha mengembangkan vaksin terapeutik bagi penderita TB, yakni tim Satria yang diketuai Profesor Helen Fletcher, dan satu lagi di Spanyol.

"Pengembangan suatu vaksin baru untuk sebuah penyakit umumnya memakan waktu 10-15 tahun," ulas Satria.

Satria melanjutkan, dia mengaku sempat cemas dan khawatir bahwa situasi di Israel bakal menjadi kurang kondusif pada Desember 2017. Sebab, Presiden AS Donald Trump mengumumkan pengakuannya bahwa Yerusalem merupakan ibu kota Israel, dan berencana memindahkan kedutaannya dari Tel Aviv ke sana (6/12/2017).

Langkah itu menimbulkan reaksi di kalangan rakyat Palestina. Sebab, mereka telah mencanangkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota masa depan mereka. Namun, Satria memutuskan untuk tetap berangkat.

"Keputusan saya juga berdasarkan konsultasi yang saya lakukan dengan Kementerian Luar Negeri, dan KBRI di London," terangnya.

Satria merupakan pelajar Indonesia yang mengerjakan proyek vaksin yang didanai oleh Uni Eropa, dan satu-satunya orang Indonesia yang hadir di kongres tersebut.

Warna Hijau

Terdapat satu cerita menarik ketika dia memberikan warna hijau pada sebuah poster yang sudah disiapkan untuk presentasi. Warna yang melambangkan Palestina dalam konteks konflik Israel-Palestina tersebut rupanya menarik perhatian salah seorang peneliti senior dari Israel. Peneliti itu kemudian bertanya kepada Satria mengapa warna posternya hijau.

Halaman
123
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved