Minggu, 3 Mei 2026

Krisis Semenanjung Korea

Disebut Akan Serahkan Nuklirnya, Korut: Kami Akan Pertahankan

Sejak awal Korut tidak pernah meminta-minta untuk bisa bernegosiasi dengan AS. Negara komunis itu siap untuk mempertahankan senjata nuklirnya

Tayang:
Editor: Fred Mahatma TIS
AFP/Handout via Kompas.com
PEMIMPIN Korea Utara Kim Jong Un (kanan) berjabat tangan dengan Kepala Keamanan Nasional Korea Selatan yang bertindak sebagai ketua delegasi, Chung Eui Yong, di Pyongyang, Senin (5/3/2018). Kim memegang sebuah dokumen yang disinyalir berisi permintaan Presiden Moon Jae In untuk mengadakan Konferensi Antar-Korea. 

WARTA KOTA, PYONGYANG --- Korea Utara (Korut) tidak akan menyerahkan program senjata nuklir mereka kepada Amerika Serikat ( AS). Pernyataan tersebut dilontarkan surat kabar yang dikelola negara komunis itu, Rodong Sinmun, seperti dilansir Korea Joong Ang Daily, Rabu (7/3/2018).

Editorial itu muncul pasca-konferensi pers yang dilakukan pemimpin delegasi Korea Selatan (Korsel), Chung Eui Yong (6/3/2018). Chung berkata, dari hasil kunjungannya ke Korut, Pemimpin Korut Kim Jong Un mengaku siap untuk berdialog dengan AS. Kim bahkan menyatakan siap untuk melakukan denuklirisasi sebagai wujud permintaan terakhir ayahnya, Kim Jong Il.

Baca: Korut Melunak, Siap Berunding dengan AS dan Hentikan Program Nuklirnya

Denuklirisasi merupakan prasyarat yang diminta oleh AS sebelum kedua negara bertemu di meja perundingan.

Menanggapi Chung Eui Yong, Presiden AS Donald Trump bilang, "Dunia sedang menunggu dan memperhatikan. Mungkin akan menjadi sebuah harapan palsu, tapi AS siap untuk hasil apa pun."

Nada keraguan Trump terbukti, Korut tak mau berdialog apalagi menyerahkan program nuklirnya kepada AS.

Dalam ulasannya, Rodong menuturkan kalau sejak awal Korut tidak pernah meminta-minta untuk bisa mengadakan negosiasi dengan AS. Negara komunis itu siap untuk mempertahankan senjata nuklir mereka jika AS masih terus menebar ancaman di Semenanjung Korea.

"Program nuklir kami adalah pedang kebenaran melawan kejahatan nuklir yang dilakukan oleh AS," tulis Rodong Sinmun.

Harian itu juga menuliskan, perdamaian di Semenanjung Korea, atau bahkan kawasan timur laut Asia tergantung dari keberadaan senjata nuklir Korut. Program nuklir Korut justru bertujuan mencegah adanya agresor maupun penghasut perang di kawasan timur Asia.

Baca: Korut Ingin Dialog dan Hentikan Nuklirnya, Ini Kata Donald Trump

"Kami tidak pernah berusaha untuk mengancam siapapun," ulas Rodong Sinmun seperti dilansir kantor berita Yonhap.

Sementara itu, Senin (5/3/2018), situs 38North mengabarkan kalau terjadi peningkatan aktivitas di fasilitas nuklir Korut di Yongbyon. Dalam foto satelit seperti yang dilaporkan 38North, Korut ditengarai tengah memproduksi plutonium yang menjadi bahan baku nuklir mereka. (Ardi Priyatno Utomo) 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Korut: Kami Bakal Mempertahankan Senjata Nuklir Kami"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved