Kasus Longsor Underpass Bandara Soetta Terindikasi Korupsi

Kasus longsornya underpass jalur perimeter Bandara Soetta ternyata terindikasi korupsi dan sedang diselidiki polisi.

Kasus Longsor Underpass Bandara Soetta Terindikasi Korupsi
Warta Kota/Andika Panduwinata
Tanah longsor terjadi di Jalan Perimeter Selatan Bandara Soetta, Senin (5/2). 

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Penyidikan kasus area underpass jalur perimeter selatan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, dilimpahkan ke Polda Metro Jaya (PMJ).

Pelimpahan tersebut karena adanya dugaan indikasi korupsi pada kasus tersebut.

“Indikasinya atau dugaannya ya ada hal itu (korupsi)," kata Kombes Pol Siwi Erma Andriyani, Wakapolresta Bandara Soekarno-Hatta, di Mapolda Metro Jaya, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan, Rabu (7/3/2018).

Baca: Tony Sucipto Sebut Pemain Persib Menikmati Gaya Permainan Mario Gomez

Baca: Sopir Angkot Kabur Usai Tabrak 4 Motor dan 1 Mobil

Kasus tersebut, kini ditangani Subdit Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Sementara itu, Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Ferdi Iriawan, mengatakan penyidikan tersebut akan dibantu oleh tim Tipikor Bareskrim Polri.

“Dugaannya, pembangunan tidak sesuai dengn standar yang ada. Kira-kira begitu hipotesanya. Saat ini masih diteliti oleh ahli konstruksi,” kata Ferdi.

Seperti diketahui, sebelumnya underpass jalur perimeter selatan, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang tepatnya di jalur ke luar bandara, longsor pada Senin, 5 Februari 2018 pada pukul 18.00.

Terdapat dua korban, Yaitu karyawan GMF Bandara Soekarno Hatta, Dyanti Putri yang meninggal usai tertimpa runtuhan selama sembilan jam.

Sementara, Mukhmainah, selamat dan mendapatkan perawatan di rumah sakit setelah 12 jam terperangkap.

Sedangkan akibat sisi kiri dari tembok underpass ambruk, berdampak pada penghentian sementara operasi kereta Bandara Soekarno-Hatta.

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved