Breaking News:

Saksi Sebut Pelaku Bom Thamrin yang Tewas Dimodali Rp 200 Juta

Selain uang Rp 200 juta, Rohis juga menyiapkan beberapa senjata api untuk digunakan Muhammad Ali.

Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Adhy Kelana
Dua senjata api ditampilkan oleh Jaksa dan diperlihatkan kepada Ketua Hakim pada sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (6/3/2018). 

WARTA KOTA, AMPERA -- Muhammad Ali, pelaku bom Thamrin yang tewas saat aksi penembakan dan pengeboman di kawasan Thamrin pada Januari 2016, sempat dimodali Rp 200 juta dari seseorang bernama Rohis.

"Untuk keperluan amaliyah, dana yang dibutuhkan Rp 200 juta," kata Saiful Munthohir, saksi kasus bom Thamrin, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (6/3/2018).

Selain uang Rp 200 juta, Rohis juga menyiapkan beberapa senjata api untuk digunakan Muhammad Ali.

Sidang lanjutan kasus teror bom di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, dengan terdakwa Aman Abdurrahman kembali digelar di PN Jakarta Selatan, Selasa (6/3). Sidang ini beragendakan keterangan saksi Saiful Muhtorir.
Sidang lanjutan kasus teror bom di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, dengan terdakwa Aman Abdurrahman kembali digelar di PN Jakarta Selatan, Selasa (6/3). Sidang ini beragendakan keterangan saksi Saiful Muhtorir. (Warta Kota/Adhy Kelana)

Di ruang persidangan, dua senjata api ditampilkan oleh Jaksa dan diperlihatkan kepada Ketua Hakim. Saiful juga melihat dan memegang senjata itu.

"Iya benar, ini senjatanya," kata Saiful kepada jaksa.

Menurut Saiful, uang yang terpakai untuk aksi di Thamrin hanya Rp 75 juta. Saiful mengaku tidak mengetahui ke mana sisa uangnya.

Sidang lanjutan kasus teror bom di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, dengan terdakwa Aman Abdurrahman kembali digelar di PN Jakarta Selatan, Selasa (6/3). Sidang ini beragendakan keterangan saksi Saiful Muhtorir.
Sidang lanjutan kasus teror bom di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, dengan terdakwa Aman Abdurrahman kembali digelar di PN Jakarta Selatan, Selasa (6/3). Sidang ini beragendakan keterangan saksi Saiful Muhtorir. (Warta Kota/Adhy Kelana)

Selain Muhammad Ali, pelaku bom Thamrin yang tewas di lokasi kejadian adalah Sugito (42), Dian Juni (25), Afif alias Sunakin, dan Ahmad Muhazan (25).

Sugito dan Dian Juni ditemukan tewas di dekat pos pol lalu lintas. Keduanya diduga terkena bom.

Afif dan Muhammad Ali tewas ditembak polisi di halaman parkir Starbucks, sedangkan Ahmad Muhazan diduga merupakan pelaku bom bunuh diri di Starbucks. (Iwan Supriyatna)

Sidang lanjutan kasus teror bom di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, dengan terdakwa Aman Abdurrahman kembali digelar di PN Jakarta Selatan, Selasa (6/3). Sidang ini beragendakan keterangan saksi Saiful Muhtorir.
Sidang lanjutan kasus teror bom di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, dengan terdakwa Aman Abdurrahman kembali digelar di PN Jakarta Selatan, Selasa (6/3). Sidang ini beragendakan keterangan saksi Saiful Muhtorir. (Warta Kota/Adhy Kelana)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pelaku Bom Thamrin yang Tewas Dimodali Rp 200 Juta dan Senjata"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved