Pembangunan SMA/SMK Menjadi Usulan Prioritas Musrenbang Penjaringan Jakarta Utara

Pembangunan SMA/SMK di Muara Baru RW 17 menjadi salah satu usulan prioritas dalam Musrenbang Kecamatan Penjaringan.

Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Ilustrasi Gedung SMA 

WARTA KOTA, PENJARINGAN---Pembangunan SMA/SMK di Muara Baru RW 17 menjadi salah satu usulan prioritas dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (6/3/2018).

Pasalnya saat ini jumlah SMA/SMK di wilayah Penjaringan masih minim.

Camat Penjaringan, Mohammad Andri, mengatakan, saat ini hanya ada satu SMA/SMK di wilayah Penjaringan.

Baca: 497 Usulan Hasil Musrenbang Penjaringan Dibawa Ke Tingkat Kota

Masing-masing SMA/SMK tersebut adalah SMA 111 yang berada di Jalan Bandengan Utara dan SMK 56 di Jalan Raya Pluit Timur.

"Kalau bisa ada SMA/SMK lagi di Kecamatan Penjaringan supaya bisa menampung siswa yang tinggal di sini," kata Andri.

Menurut Andri, dengan kondisi yang ada sekarang ini, para pelajar terpaksa harus menimba ilmu jauh dari tempat tinggal.

Baca: Ada 1550 Usulan Dibahas Dalam Musrenbang Kecamatan Duren Sawit

Apabila usulan tersebut diterima, maka kendala yang ada sekarang bisa teratasi.

"Saat ini mereka kebanyakan sekolah di sekitar Jakarta Barat karena jumlahnya memang terbatas di sini," kata Andri.

Selain pembangunan SMA/SMK, pihaknya juga mengusulkan adanya pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) di RW 01 Kelurahan Kapuk Muara, dan penataan Kampung Nelayan Kamal Muara.

"Semua usulan itu akan menjadi prioritas untuk segera dilaksanakan secepatnya," katanya.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved