Breaking News:

Orang Dewasa juga Perlu Vaksin Ulang Difteri, Ini Alasannya

Kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksin baru meningkat setelah penyakit tersebut mewabah.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Murtopo
warta kota/nur ichsan
20180128 Gerebekan Virus Difteri Di Kelurahan Duri Selatan5 

WARTA KOTA, PANCORAN -- Penyakit Difteri yang timbul akibat virus Corynebacterium diphteriae, ternyata tidak hanya menyerang anak-anak, namun juga orang dewasa.

Untuk itu, tindakan pencegahan melalui vaksin perlu dilakukan.

Berdasarkan data Ikatan Dokter Indonesia (IDI), angka kejadian wabah difteri beberapa waktu lalu mencapai 600 kasus yang terjadi di 142 kota/kabupaten se-Indonesia.

Dari 600 kasus itu, 38 orang dilaporkan meninggal dunia.

Idealnya, vaksin difteri diberikan kepada anak saat usia dua tahun sebanyak tiga dosis, yang berfungsi menangkal difteri seumur hidup.

Meski demikian, menurut dr Dave Anderson, Sp.A, dokter spesialis anak dari Rumah Sakit Siloam Asri, Jakarta Selatan, mulai usia 19 tahun, orang dewasa juga perlu melakukan vaksin ulang difteri tiap 10 tahun.

Sayangnya, kesadaran masyarakat untuk vaksin ulang masih rendah.

"Vaksin difteri itu perlu booster, dengan cara vaksin ulang tiap 10 tahun agar semakin efektif," ujar Dave dalam sebuah media gathering di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (28/2).

Dikatakan Dave, kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksin baru meningkat setelah penyakit tersebut mewabah beberapa waktu lalu.

Di RS Siloam Asri, misalnya, terjadi tren peningkatan vaksin difteri untuk dewasa.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved