Breaking News:

Ganjil Genap, Bisa Mengalihkan 2.200 Pengendara Pribadi ke Transportasi Massal

Kebijakan ini bisa mengalihkan sekitar 2.200 pengendara angkutan pribadi ke transportasi umum.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor:
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mensosialiasikan penerapan sistem gendaraan ganjil-genap di gerbang tol Bekasi Barat, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Senin (5/3/2018) pagi. 

WARTA KOTA, BEKASI---Pemerintah akan memberlakukan sistem genap ganjil di gerbang tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur mulai 12 Maret 2018 untuk mengurai kepadatan di jalan itu.

Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mensosialiasikan penerapan sistem gendaraan ganjil-genap di gerbang tol Bekasi Barat, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Senin (5/3/2018) pagi.

Baca: Budi Karya Sumadi Optimistis Tiga Paket Pengaturan di Tol Jakarta-Cikampek Urai Kepadatan 40 Persen

Carlo Manik, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan, mengatakan, kebijakan ini bisa mengalihkan sekitar 2.200 pengendara angkutan pribadi ke transportasi umum.

Ia menargetkan, jadwal kedatangan bus (headway) untuk mengakomodir penumpang setiap tujuh menit.

"Ada 60 bus yang disediakan untuk melayani warga Bekasi menuju Jakarta. Satu bus berkapasitas 40-50 orang," kata Carlo.

Baca: Dua Menteri Datang ke Bekasi Mensosialisasikan Sistem Genap Ganjil di Pintu Tol Bekasi Barat

Penjabat sementara Wali Kota Bekasi, Ruddy Gandakusumah, mengatakan, pemerintah daerah mendukung rencana itu. Bahkan pihaknya telah menggelar rapat koordinasi lintas instansi yakni Polri, TNI, BPTJ, Dishub, Satpol PP dan sebagainya.

Dengan adanya penerapan sistem ini, kata Ruddy, petugas Dinas Perhubungan dan Satuan Lalu Lintas Polres Metro Bekasi Kota akan melakukan rekayasa lalu lintas dan pengamanan jalur alternatif di jalan arteri.

Baca: Ganjil Genap di Gerbang Tol Bekasi Timur dan Barat, Pengendara Minta Jaminan dari Pemerintah

Jalur alternatif menuju Jakarta via Kota Bekasi di antaranya melalui Jalan KH Noer Ali, Jalan Sultan Agung, Jalan Bintara Raya, Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jalan Komsen Jati Asih dan Jalan Pondok Gede.

"Kami akan lakukan evaluasi selama seminggu diterapkan," kata Ruddy. 

Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved