2018 Pembangunan Terakhir RPTRA, Sandi Masih Ingin RPTRA Dibangun
"Tapi kebijakan kita sama Pak Anies, bahwa ruang terbuka ramah anak ini sangat-sangat diperlukan," tutur Sandiaga.
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Yosia Margaretta
WARTAKOTA, GAMBIR -- Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) akan berakhir pembangunannya pada tahun 2018 ini.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman DKI Jakarta, Agustino Darmawan bahwa tidak ada pembangunan RPTRA pada 2019 nantinya.
"Iya memang iya terkahir tahun ini (2018)," ujar Agustino, Senin (5/3/2018).
Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengingini RPTRA masih ada untuk masyarakat karena kebijakan dirinya dengan Anies Baswedan adalah memberikan ruang terbuka bagi masyarakat terutama anak-anak.
"Mestinya diterusin ya jika diperlukan sama warga, nanti saya akan cek teknisnya, tapi kebijakan kita sama Pak Anies, bahwa ruang terbuka ramah anak ini sangat-sangat diperlukan oleh warga masyarakat," tutur Sandiaga.
Sepakat dengan Sandiaga, Sekretaris Komisi D DPRD DKI Jakarta, Pandapotan Sinaga juga ingin pembangunan RPTRA tetap ada untuk memberikan ruang tebuka yang lebih banyak untuk Jakarta.
"Karena kita ini kan sudah kewalahan tempat bermain. Makanya yang bisa fasilitasi ya Pemprov," ujar Pandapotan di Gedung DPRD, Jakarta, (5/3/2018).
Pandapotan pun menanggapi bahwa banyak daerah-daerah di Jakarta yang masih membutuhkan RPTRA dan meminta untuk pembangunan RPTRA. (M14)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/anak-anak-bermain-di-rptra-kemuning-pejaten-timur_20180107_194315.jpg)