Mantan Jenderal Polisi Protes DPR RI Soal Legalkan Ganja di Bali

Seorang mantan Jenderal Polisi protes terkait usulan DPR RI melegalkan ganja di Bali.

Mantan Jenderal Polisi Protes DPR RI Soal Legalkan Ganja di Bali
istimewa
Ketua Umum Gerakan Nasional Peduli Anti-Narkoba, Tawuran dan Anarkis (Gepenta), Brigjen Pol (Purn) Parasian Simanungkalit. 

WARTA KOTA, PALMERAH - Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Peduli Anti-Narkoba, Tawuran dan Anarkis (Gepenta), Brigadir Jenderal Polisi (Purn) Parasian Simanungkalit, merasa terusik dengan usulan anggota komisi 3 DPR RI yang ingin melegalkan narkoba dan judi di Bali.

Menurutnya, usulan yang disampaikan oleh anggota DPR RI tersebut tidak mewakili rakyat Indonesia.

"Kecuali mereka mafia bandar, pengedar dan pengguna narkoba yang setuju. Berarti ada kepentingan atau mungkin ada yang mengusulkan," kata Brigjen Pol (Purn) Parasian Simanungkalit kepada Warta Kota, Minggu (4/3/2018).

Baca: Klarifikasi BIN Soal Kehadiran BG di Rakernas PDIP

Menurut dia Indonesia tidak bisa dibandingkan dengan Singapura yang melegalkan narkoba dan judi kasino.

"Meski dalam usulannya khusus di Bali dan diperuntukkan bagi turis asing saja. Kami dengan tegas menolak usulan tersebut," ujar Ketua Umum Gepenta tersebut.

Ia mengingatkan usulan seperti itu mungkin akan diikuti juga dengan usulan legalisasi perkawinan sesama jenis, LGBT dan prostitusi.

"Nanti akan ada usulan dari orang lain yang menginginkan legalisasi narkoba, judi dan prostitusi di daerahnya," jelas Ketua Umum Gepenta.

Baca: Janda 2 Anak Mendadak Kaya Raya Gara-Gara Undian Teh #Ichitan

Brigjen Pol (Purn) Parasian Simanungkalit memohon dan mengusulkan kepada presiden Joko Widodo agar menginstruksikan semua gubernur, bupati, walikota dan Kapolri untuk terus memerangi narkoba, judi, prostitusi, perkawinan sesama jenis dan LGBT.

Sebelumnya, sebuah usulan mencengangkan datang dari salah satu anggota komisi 3 DPR RI saat kunjungan kerja ke Mapolda Bali, Rabu (28/02).

Mereka mengajukan agar penggunaan narkoba dan judi kasino di Bali dilegalkan oleh pemerintah dengan pengawasan petugas.

Wacana itu muncul dengan pertimbangan bahwa Bali merupakan destinasi wisata yang banyak dikunjungi turis asing.

Kapolda Bali, Irjen Pol Petrus R Golose secara tegas sudah menolak usulan tersebut, sebab tanpa legalisasi pun pengguna narkoba di Bali sudah sangat banyak, bahkan 60,9 persen di antaranya adalah warga Bali.

Penulis:
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved