Sandiaga Uno Batal izinkan Pedagang Pakai Trotoar Melawai

Sandiaga Uno membatalkan sendiri niatnya memakai hak diskresinya membolehkan pedagang kaki lima (PKL) berjualan di atas trotoar Melawai.

Sandiaga Uno Batal izinkan Pedagang Pakai Trotoar Melawai
WARTA KOTA/YOSIA MARGARETTA
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota, Senin (26/2/2018). 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno membatalkan sendiri niatnya memakai hak diskresinya membolehkan pedagang kaki lima (PKL) berjualan di atas trotoar Melawai, Jakarta Selatan. 

"Ada diskresi yang harus kami buat karena ini ada 75 lapangan kerja, (jika) dikali dua, paling tidak ada 150 lapangan kerja yang kami ingin selamatkan di sini," kata Sandiaga, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (28/2/2018).

Tapi Sandiaga justru membatalkan sendiri apa yang sudah ia koar-koar'kan sendiri.

Baca: 2 Andalan Persija Tak Ikut ke Vietnam Hadapi Song Lam Nghe An

Baca: Alasan Jennifer Dunn Bawa Ponsel ke Tahanan So Sweet Banget

Baca: Misterius! Tangan Mayat Mengambang di Depok Ternyata Terborgol

Pengakuan batal menggunakan hak diskresinya itu diungkapkan Sandi ke awak media di Balaikota DKI, Jumat (2/3/2018).

"Enggak ada kayaknya (hak diskresi), karena (PKL) itu mau ditata, diarahin," ujar Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (2/3/2018).

Ia menambahkan, para PKL sedang dicarikan lokasi sementara berdagang. Namun, dia belum menjelaskan lokasi sementara itu.

"(Para PKL) mau ditata, diarahin. Kalian nyorotin banget begitu, terus ( PKL trotoar Melawai) pada ketakutan," katanya.(Akhdi Martin Pratama)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sandiaga Batal Gunakan Hak Diskresi untuk PKL Trotoar Melawai".

Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved