Polisi Kesulitan Periksa Wanita Tua yang Sekap Lima Anak
Pihaknya juga menyelidiki status anak-anak tersebut, apakah anak sendiri atau anak asuh wanita tersebut.
Penulis: Mohamad Yusuf |
WARTA KOTA, SEMANGGI - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus lima anak yang disekap oleh wanita bernama CW (64) di hotel di kawasan Menteng.
Namun, polisi mengaku kesulitan meminta keterangan wanita tersebut.
“Kami masih menunggu dari yang mengasuh, inisial CW. Jadi sampai sekarang belum bisa dimintai keterangan. Karena sudah berumur 60 tahun ya, yang bersangkutan sakit-sakitan juga. Jadi kita masih menunggu yang bersangkutan untuk dimintai keterangan,” tutur Kombes Argo Yuwono ketika dikonfirmasi, Jumat (2/3/2018).
Baca: Produk OK OCE Menarik Minat Warga Lubuklinggau
Pihaknya juga menyelidiki status anak-anak tersebut, apakah anak sendiri atau anak asuh wanita tersebut.
“Jadi kita masih mengecek, apakah hak asuh atau ini adalah anak sendiri. Ataukah ini anak tetangga, kita masih melakukan pendalaman. Kita belum mendapatkan surat-surat resminya. Karena ibu yang mengasuh ini, masih belum keseluruhan kita mintai keterangan,” tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, CW (64) diamankan kepolisian lantaran diduga menyekap lima anak selama setahun.
Baca: Pemprov DKI Alokasikan Rp 1,95 Triliun untuk Ruang Terbuka Hijau dan Ruang Terbuka Biru
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu membenarkan hal tersebut. CW diamankan saat berada di sebuah kamar hotel di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/2/2018).
"Ya benar, lima anak-anak yang kami amankan. Satu anak perempuan dan empat laki-laki," ujar Roma saat dikonfirmasi.
Saat ini CW masih diperiksa intensif oleh pihak kepolisian. Begitu pula lima anak yang ditemukan. Mereka diperiksa oleh Unit PPA Polres Metro Jakarta Pusat.
Baca: Ditanya Soal Peluang Jadi Cawapres Jokowi, Susi Pudjiastuti: Mimpi di Siang Bolong Itu
Roma masih menyelidiki dugaan ekspolitasi yang dilakukan oleh CW. Belum diketahui secara pasti motif yang menyebabkan CW melakukan hal tersebut.
"Kami masih melakukan penyelidikan apakah bocah itu korban eksploitasi atau bukan," ucapnya.
Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan LPAI, P2TP2A, Kementerian Sosial, dan Dinas Sosial DKI Jakarta.
"Ya kasus ini masih kita dalami, apakah wanita itu akan melakukan eksploitasi, yang pasti petugas akan lebih profesional menangani kasus seperti ini," papar Roma. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20180223-argo-yuwono_20180223_154146.jpg)