Dua Bangunan Roboh di Bibir Kali Krukut Bikin Warga Heboh

"Itu lagi panas banget, tidak ada angin, tak ada hujan tahu-tahu ambles saja. Mungkin, karena kali lagi dikeruk alat berat.."

Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Sejumlah petugas Bidang Aliran Tengah Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta dibantu alat berat melakukan pengerukkan sedimen lumpur Kali Krukut, Kamis (1/3). 

WARTA KOTA, TAMANSARI -- Dua bangunan di bibir Kali Krukut, yaitu Pos RW 04 (sebelumnya RW 02) dan sebuah garasi kendaraan roboh akibat longsor, saat proyek pengerukkan lumpur pada segmen Kelurahan Glodok yang dilakukan oleh Bidang Aliran Tengah Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, pada Kamis (1/3/2018).

Di Kejadian ini, tak luput membuat warga sekitar menjadi heboh.

"Kejadiannya sore pak, sekitar 15.00 WIB, pada Senin (25/2/2018) lalu. Memang, kontur tanah itu sudah miring sebelum roboh. Karena, saat itu hujan deras sekali malamnya. Posisi kontur tanah juga sudah kelihatan miring. Lalu, besok harinya pas sore, saya dengar tuh warga teriak 'Longsoor.. Longsoor'... Ternyata benar, terjadi longsor. Pos RW 04 biasa dipakai buat tempat ngumpul warga roboh, ambles," katanya Yanti (39), warga setempat.

Dikatakan Yanti, sore hari saat bangunan Pos RW dan satu garasi kendaraan roboh, cuaca di lokasi sedang panas terik. Yanti menduga, jika bangunan itu roboh akibat ada pengerukkan di Kali Krukut.

"Itu lagi panas banget, tidak ada angin, tak ada hujan tahu-tahu ambles saja. Mungkin, karena kali lagi dikeruk alat berat, lalu di balok -balok penyangga bangunannya itu kecabut makanya jadi ambles. Suaranya gemuruh pak pas ketika Pos RW-nya roboh," katanya.

Warga lainnya, Hilman (31), mengatakan saat Pos RW 04 Kelurahan Glodok itu rubuh, dirinya sempat panik. Saat itu, dia tengah menyeruput kopi di sebuah warung kopi yang tak jauh dari lokasi kejadian.

"Sorenya saya itu lagi ngopi. Jaraknya sangat dekat dari lokasi kejadian. Baru juga duduk mau seruput kopi saya beli, nah terdengar ada suara gemuruh. Awalnya saya mikir suara itu mirip bangunan rubuh. Ternyata benar, jarak 6 meter dari lokasi saya ngopi, itu ada bangunan Pos RW roboh. Ya saya sempat panik juga kan saya kiranya ada gempa ternyata longsor," kata Hilman, warga setempat.

Keesokan harinya, jelas Hilman, pihak petugas berseragam biru langsung mengevakuasikan bangunan yang longsor tersebut

"Besoknya saya melihat itu dibongkarin sama petugas yang pakai seragam biru. Mungkin ya karena takut ambles semuanya. Itu beton yang dipinggir kali juga miring," jelasnya.

Di lokasi, terpantau para petugas biru sedang melakukan perbaikkan turap di Kali Krukut yang miring akibat longsor. Nampak beberapa turap beton ini miring panjang sekira 10 meter.

Sementara bekas bangunan pos RW yang saat itu ambles sedang dikeruk, lalu diuruk dengan batu kali. Nampak para petugas juga lakukan pengerjaan membuat tanggul sementara, agar dinding turap tidak lagi ambruk.

Tidak hanya itu, sebanyak dua alat berat saat itu berada di lokasi melakukan pengerukkan di tanah yang sempat ambles tersebut. Di dalam kejadian ini, beruntung tidak memakan korban jiwa. (BAS)

Penulis:
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved