4 Kata di UU Lalu Lintas Yang Bikin Merokok dan Main Ponsel Kena Tilang

Hanya 4 kata di Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 yang kemudian bikin orang tak boleh lagi merokok atau menelepon sambil berkendara.

4 Kata di UU Lalu Lintas Yang Bikin Merokok dan Main Ponsel Kena Tilang
google
Ilustrasi Kecelakaan Karena Bermain Ponsel Saat Berkendara 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Hanya 4 kata di Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU 22/2009) yang bikin prilaku merokok dan menggunakan ponsel saat mengemudi bisa ditilang. 

4 kata itu adalah 'wajar dan penuh konsentrasi' yang terdapat di Pasal 106 ayat 1 UU 22/2009.

Bunyi lengkap pasal itu adalah 'setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi'.

Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan pihaknya melakukan survei dan kajian terhadap 4 kata di pasal tersebut.

Baca: Anjing ‘Buruk Rupa’ Dengan Harga Tetap Mahal 15 Tahun Belakangan di Indonesia

Baca: Ketika Ali Sadikin, Hoegeng, dan Frans Seda Nonton Pacuan Greyhound

Hasilnya merokok, menggunakan ponsel, bahkan mendengarkan musik sambil berkendara termasuk dalam tindakan yang tidak wajar dalam berkendara.

Kegiatan-kegiatan itu, kata Budiyanto, berdasarkan kajian dapat menurunkan konsentrasi dalam berkendara dan memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Sanksinya berada di pasal 28 dimana disebutkan setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalan dapat dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp 750.000.

Ia mengatakan selama ini polisi terus melakukan sosialisasi dan operasi untuk membuat masyarakat sadar mengenai bahaya melakukan berbagai tindakan tersebut saat berkendara.(Sherly Puspita)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Merokok dan Dengarkan Musik Saat Berkendara Hukumannya 3 Bulan Penjara". 

Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved