Pedagang Ayam Tumbang DIhajar PNS Depok

Seorang pedagang ayam tumbang dihajar PNS Kota Depok. Kasus ini berlanjut ke ranah hukum.

Pedagang Ayam Tumbang DIhajar PNS Depok
WARTA KOTA/BUDI SAM LAW MALAU
Sopan Ginting, pedagang ayam di Pasar Cisalak, Depok, mengalami luka sobek di kening kirinya setelah dihajar atau dianiaya oleh Zaelani, Staf Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Cisalak, Rabu (28/2/2018) siang 

WARTA KOTA, DEPOK -- Sopan Ginting, pedagang ayam di Pasar Cisalak, Depok, mengalami luka robek di kening kirinya setelah dihajar atau dianiaya oleh Zaelani, Staf Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Cisalak, Rabu (28/2/2018) siang.

Penganiayaan itu terjadi setelah keduanya sempat adu mulut di Pasar Cisalak Depok.

Sopan melaporkan Zaelani ke Polsek Cimanggis. Laporannya diperkuat dengan visum RS Sentra Medika.

Peristiwa ini berawal saat Sopan yang juga Sekjen Forum Penggerak Usaha (FPU) Kota Depok mendatangi kantor UPT pasar Cisalak untuk mempertanyakan mengapa pohon besar di areal Pasar Cisalak ditebang pihak UPT, Rabu pagi.

Baca: Anies-Sandi Beda Omongan Soal Batalnya Groundbreaking Rumah DP 0 di Rorotan

Sopan kemudian ditemui 2  staf UPT pasar, Nelson dan Zaelani.

Mereka sempat adu mulut dan adu argumen sebelum Zaelani memukul Sopan hingga keningnya sobek cukup dalam dan berdarah.

Diketahui Zaelani mengenakan batu akik black oval di jari tangan kanannya saat memukul Sopan.

"Saya sebenarnya datang dan bicara baik-baik, kenapa pohon ditebang dan minta agar tidak ada lagi penebangan pohon. Sebab ini kan masuk program penghijauan Pemkot Depok, sehingga baiknya jangan ditebang," kata Sopan, kepada wartawan, Rabu (28/2/2018).

Namun kata Sopan, tampaknya Zaelani tidak terima menerima peneguran dari dirinya. "Dia langsung mukul kening saya sampai sobek, waktu saya tegur," katanya.

Baca: 2 Pemain Legendaris Persija Diincar Bek Tangguh Tampines Rovers

Sopan mengaku tak menyangka Zaelani akan memukul dirinya. "Dia langsung pergi habis mukul saya. Karena tak mau ribut, saya juga pergi dari sana," kata Sopan.

Menurut Sopan, ia akhirnya melaporkan penganiayaan dirinya ke Polsek Cimanggis. "Supaya pelaku tidak sewenang-wenang dan main pukul ke orang lain," kata Sopan.

Bersama pihak kepolisian, kata Sopan, ia diantar menjalani visum di RS Sentra Medika. Hasil visum kata dia akan dijadikan barang bukti dalam kasus ini.

Kapolsek Cimanggis Komisaris Sunarto saat coba dikonfirmasi Warta Kota terkait peristiwa ini melalui pesan aplikasi smartphone dan telepon, belum memberikan jawaban dan respon.(BUDI SAM LAW MALAU)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved