Kampung Penjual Ginjal

VIDEO: Penduduk di Desa Ini Adalah Penjual Ginjal, Saking untuk Kebutuhan Hidup

'Makelar organ tubuh', biasanya mendatangi desa ini dan 'memburu' ginjal manakah yang sehat.

WARTA KOTA, BOGOR - Percayakah Anda bahwa terdapat sebuah desa yang hampir semua penduduknya menjual ginjal untuk bertahan hidup?

Desa itu adalah Hokse, Nepal.

SuryaMalang melansir odditycentral dalam judul Kidney Valley – The Nepalese Village Where Almost Everyone Has Sold One of Their Kidneys oleh Sumitra.

Saking miskinnya sebagian besar dari mereka, mereka relakan organ tubuh untuk ditukar uang.

Saking biasanya jual-beli ini di sana, desa tersebut sampai dijuluki "Desa Ginjal".

'Makelar organ tubuh', biasanya mendatangi desa ini dan 'memburu' ginjal manakah yang sehat.

Makelar-makelar ini terus memburu mereka yang polos dan terus membodohi bahwa manusia bisa hidup cukup dengan satu ginjal.

Parahnya, mereka menipu bahwa ginjal yang sudah diambil bisa tumbuh kembali.

Geetha, Ibu beranak empat ini bercerita bahwa ginjalnya dibeli sekitar Rp27 juta.

"Dalam empat tahun orang-orang datang ke desa kami dan mencoba meyakinkan kami agar kami menjual ginjal tetapi aku selalu tidak mau," kisah Geetha.

Halaman
1234
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved