Polisi Tetapkan Dua Orang Tersangka dalam Kasus Kecelakaan Konstruksi Tol Becakayu

Dua orang tersangka tersebut yakni, AA sebagai Kepala Pelaksana Lapangan Waskita dan AS sebagai Chief Inspektur.

TMC
Tiang girder Tol Becakayu ambruk di dekat Gardu Tol Kebon Nanas, Jalan DI Panjaitan Jaktim. 

WARTA KOTA, JATINEGARA -- Sepekan setelah peristiwa robohnya Bekisting Pierhead proyek tol Becakayu Kepolisian Resort Metro Jakarta Timur menetapkan dua orang tersangka.

Dua orang tersangka tersebut yakni, AA sebagai Kepala Pelaksana Lapangan Waskita dan AS sebagai Chief Inspektur (pengawas) dari Wirama Karya.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Tony Surya Putra mengatakan dari hasil investigasi yang dilakukan bekerja sama dengan Puslabfor Mabes Polri dan pemeriksaan sejumlah saksi bahkan insiden tersebut murni karena adanya human error.

"Dari pemeriksaan saksi dan hasil olah tkp kemudian keterangan ahli kontruksi, maka kita putuskan dan kita tetapkan ada dua orang tersangka," kata Kombes Tony di Polres Metro Jakarta Timur, Selasa (27/2/2018).

Dikatakan Tony, peristiwa robohnya Bekisting Pierhead proyek tol Becakayu ketika para pekerja tengah mengerjakan pengecoran tiang pancang.

Kemudian alat yang namanya pirhead untuk menahan material cor. Selanjutnya pada saat material cor dimasukan ke tiang pancang pirhead tidak kuat sehingga merosot dan pekerja yang ada diatas saat itu terjatuh.

Atas peristiwa tersebur tujuh pegawai proyek mengalami luka dan dilarikan ke Rumah Sakit terdekat.

Dari hasil olah TKP, terindikasi pada saat pengerjaan pengerjaan tersebut ada unsur kelalaian yang dilakukan oleh para pekerja.

"Atas kelalaian itu pir head merosot dan mengakibatkan kecelakaan kerja," katanya.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved