Jaksa Segera Tunjuk Tersangka Dugaan Korupsi Bank BTN di Bekasi

Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi sedang menangani dua perkara kasus korupsi dengan total kerugian Rp 6 miliar.

Jaksa Segera Tunjuk Tersangka Dugaan Korupsi Bank BTN di Bekasi
Tribunnews.com
Ilustrasi korupsi

WARTA KOTA, BEKASI -- Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi sedang menangani dua perkara kasus korupsi dengan total kerugian Rp 6 miliar.

Kedua kasus itu, antara lain penyelewengan dana kredit di Bank Tabungan Negara (BTN) Cabang Cikarang dan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara.

Masing-masing kerugian di 2 kasus itu adalah Rp 3 miliar,bahkan untuk dugaan korupsi di Bank BTN dalam 2 pekan ke depan sudah dapat ditentukan tersangkanya. 

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi Risman Tarihoran mengatakan 2 kasus memiliki tahapan berbeda.

Kasus kredit di BTN sudah memasuki tahap penyidikan, sedangkan di kasus ADD masih berstatus penyelidikan.

Baca: Indonesia Krisis Grand Master Catur, Sampai Kapan?

Baca: Aktor Lagi Hits Sekap Pasutri di Gudang, Suaminya Lalu Dianiaya depan Istrinya

Meski kasus kredit di BTN sudah penyidikan, namun Kejari belum menetapkan tersangka.

Penyidik juga masih berupaya mendalami penyelewengan dana dan keterlibatan korupsi berjamaah tersebut.

Penyidik juga masih menunggu audit dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Barat.

"Sudah ada titik terang mana saja yang akan kita tangkap. Ada tiga dan empat orang yang kami bidik, di antaranya rekanan bank," kata Risman di kantornya Kompleks Pemerintah Kabupaten Bekasi, Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, Selasa (27/2).

Risman menjelaskan kasus kredit di BTN mencuat setelah kejaksaan mendapat informasi dari masyarakat.

Kejaksaan kemudian menggelar penyelidikan hingga akhirnya diketahui adanya tindakan melanggar hukum.

Berdasarkan penyelidikan petugas menemukan persekongkolan antara oknum pegawai BTN dengan pihak luar dalam mencairkan bantuan kredit tersebut.

Baca: UT Bertekad Lahirkan Grandmaster Catur

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved