6 Biaya di STNK Yang Perlu Diketahui

Dalam Surat Ketetapan Pajak Daerah Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) terdapat beberapa biaya yang wajib dibayarkan oleh pemilik kendaraan bermotor.

6 Biaya di STNK Yang Perlu Diketahui
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
STNK truk oranye asal Cilegon A-8832-UC yang kedapatan membuang limbah di aliran Kali Karang tepatnya di kawasan Pergudangan RT 23/08, Kelurahan Penjaringan, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (25/9/2017) siang. 

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Dalam Surat Ketetapan Pajak Daerah Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) terdapat beberapa biaya yang wajib dibayarkan oleh pemilik kendaraan bermotor.

Terdapat 6 biaya yang harus dikeluarkan, yakni  Bea Balik Nama kendaraan bermotor (BNKB), Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), Biaya Administrasi STNK, dan Biaya Administrasi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).

Namun, masih banyak pemilik kendaraan bermotor yang tidak mengetahui apa saja yang dibayarkan pada pajak kendaraan bermotor tersebut. Bahkan tak sedikit yang acuh dengan jenis-jenis biaya yang harus dibayarkan.

Baca: Asyik, Pasukan Biru Segera Dapat Kredit Lunak

Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Bayu Pratama menjelaskan mengenai biaya-biaya yang harus dibayarkan tersebut.

“Untuk BBNKB besaran biayanya 10 persen dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB). Besaran itu sesuai dengan Peraturan Gbernur Nomor 181 Tahun 2016,” kata Bayu ditemui Warta Kota, di Mapolda Metro Jaya, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan, Selasa (27/2/2018).

Pergub tersebut tentang Penghitungan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor tahun 2016.

Sedangkan untuk kendaraan bekas dikenakan 2,5 persen dari PKB.

Baca: Pelaku Bunuh Diri di WTC Mangga Dua Punya Kebiasaan Ini

“Yang kedua, PKB per tahunnya dikenakan dua persen dari NJKB. Tapi besarannya menurun setiap tahun, karena penyusutan nilai jual,” jelas Bayu.

Kemudian, yang ketiga, SWDKLLJ sumbangan yang dikelola oleh Jasa Raharja. Besarannya ada tabel tersendiri oleh pihak tersebut. Tergantung dengan besaran CC kendaraan.

Lalu yang keempat adalah Biaya Administrasi STNK. Yaitu biaya pengesahan STNK kendaran setiap tahunnya. Untuk roda dua Rp 25.000 sedangkan roda empat Rp 50.000.

“Biaya ini yang digugat oleh warga ke MA (Mahkamah Agung) dan biaya ini akan dihapuskan. Tapi kami masih menunggu perintah dari Korlantas terlebih dahulu,” jelasnya.

Kemudian, yang kelima adalah, Biaya Administrasi TNKB. Biaya tersebut untuk pengesahan STNK setiap lima tahun atau ganti pelat nomor. Besarannya Rp 100.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp 200.000 kendaraan roda empat.(MOHAMAD YUSUF)

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved