Indonesia Butuh Hendra Setiawan untuk Thomas Cup, Christian Hadinata Punya Alasan Ini

Kejuaraan beregu yang dibutuhkan pemain yang berpengalaman untuk menunjang faktor non-teknisnya. Pemain yang berpengalaman itu adalah Hendra Setiawan.

Indonesia Butuh Hendra Setiawan untuk Thomas Cup, Christian Hadinata Punya Alasan Ini
Warta Kota/Gisesya Ranggawari
Christian Hadinata 

WARTA KOTA, CEMPAKA PUTIH---Pada gelaran Thomas Cup yang terakhir, Indonesia harus puas menjadi runner-up setelah dikalahkan oleh juara baru Denmark.

Indonesia takluk 2-3 di laga puncak. Dalam laga tersebut, dua ganda putra Indonesia berhasil meraih poin, yaitu Hendra/Ahsan dan Angga/Ricky.

Tentunya pencinta bulutangkis Indonesia haus akan gelar beregu yang sudah 16 tahun Piala Thomas lepas dari genggaman Indonesia.

Terakhir Indonesia juara Thomas Cup saat mengalahkan Malaysia 3-2 di Final Thomas Cup 2002 yang digelar di Tiongkok.

Menurut legenda bulutangkis Indonesia, Christian Hadinata, pada Piala Thomas tahun ini sektor ganda harus mengambil setiap poin, dan setiap pertandingan adalah strateginya ganda putra mengambil dua poin dan tunggal putra dua poin.

Baca: Marcus/Kevin Raih Gelar Pebulutangkis Terbaik Dunia Versi BWF

"Piala thomas perlu strategi yang tepat, jadi sepertinya tahun ini ganda harus mengambil semua poin disetiap pertandingan" kata Christian Hadinata saat ditemui di acara "Meet The Legend" di Green Pramuka Square, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (25/2/2018).

Christian mengatakan, pada kejuaraan beregu yang dibutuhkan pemain yang berpengalaman untuk menunjang faktor non-teknisnya. Pemain yang berpengalaman itu adalah Hendra Setiawan.

Baca: Christian Hadinata: Jangan sampai Gagal Maning

Peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 dan Kejuaraan Dunia ini dianggap Christian mampu meningkatkan kepercayaan diri junior-juniornya di setiap laga.

"Hendra pemain senior yang penting. Kami perlu pemain yang berpengalaman untuk fakfor non teknisnya" kata pelatih berusia 68 tahun itu

Hendra Setiawan sempat keluar dari pelatnas dan bermain secara profesional bersama Tan Boon Heong, pemain asal Malaysia.

Namun usaha PBSI untuk mengembalikan Hendra ke pelatnas membuahkan hasil setelah Hendra bersama Ahsan menjuarai Kejuaraan Nasional 2017 dan mendapatkan hadiah "magang" di Pelatnas. (M17/Gisesya Ranggawari)

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved