Keluarga di India Blokir Jalan, Gara-gara Saudaranya Meninggal di Rumah Sakit

Aksi protes keluarga Yadav berlangsung selama 2,5 jam di jalan raya, di persimpangan Manesar, berimbas pada kemacetan lalu lintas

Indian Express
Anggota keluarga dan kerabat Deepak Yadav (21) yang meninggal di rumah sakit memenuhi jalan di Manesar, India, Kamis (22/2/2018). (The Indian Express) 

WARTA KOTA, JAKARTA- Seorang pria di India, Deepak Yadav (21), harus menjalani perawatan di rumah sakit setelah paru-parunya penuh dengan air.

Pada Rabu (21/2/2018), keluarga Yadav mengklaim dokter mengambil sampel darah Yadav dekitar pukul 06.00 pagi. Beberapa saat kemudian, Yadav dinyatakan meninggal karena serangan jantung. "Dia tidak pernah punya masalah jantung, jadi bagaimana dia bisa meninggal karena serangan jantung," ujar kakak Yadav, Sandeep.

Sandeep juga mendapatkan informasi dari dokter mengenai kematian adiknya lima jam kemudian. Tak terima dengan pernyataan sang dokter, anggota keluarga bersama dengan saudara-saudaranya turun dan memblokade jalan raya dalam aksi protes, Kamis (22/2/2018) sore.

Mereka juga membawa jenazah Yadav dan menempatkannya di jalan. Pihak rumah sakit menyangkal semua klaim dari keluarga Yadav. " Pasien telah dirawat karena efusi pleura dan mengalami serangan jantung mendadak," kata juru bicara rumah sakit. "Selama menjalani perawatan, keluarga pasien selalu mendapat informasi terbaru mengenai kondisi terkini pasien," tambahnya.

Aksi protes keluarga Yadav berlangsung selama 2,5 jam di jalan raya, di persimpangan Manesar, berimbas pada kemacetan lalu lintas dan berakhir setelah pihak kepolisian tiba di lokasi. "Kami akan menyilidiki persoalan ini dan akan meminta bantuan dari kepala tim medis," kata wakil komisioner kepolisian wilayah setempat Ashok Bakshi. PenulisVeronika Yasinta

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan".

Penulis : Veronika Yasinta
Editor : Veronika Yasinta

Editor: Ahmad Sabran
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved