Witan Sulaiman Tidak Rasakan Perbedeaan Dua Pelatih Timnas U-19

Witan melihat ada kesamaan filosofi permainan yang sudah lebih dulu diajarkan Indra Sjafri saat menangani Timnas Indonesia U-19.

Witan Sulaiman Tidak Rasakan Perbedeaan Dua Pelatih Timnas U-19
football5star.com
Witan Sulaiman 

WARTA KOTA.COM,JAKARTA - Timnas Indonesia U-19 saat ini berada di bawah asuhan duo pelatih asal Spanyol, Eduardo Perez dan Miguel Gandia.

Mereka bertugas selama Bima Sakti absen untuk mengambil kursus lisensi pelatih A AFC di Sawangan, Depok.

Namun, perbedaan pelatih terutama karena sebelumnya mereka ditangani Indra Sjafri, tak membuat pemain merasa kesulitan beradaptasi.

Witan Sulaeman, misalnya. Pemain berusia 16 tahun itu mengaku tak kesulitan beradaptasi dengan gaya pelatihan yang diterapkan oleh duo pelatih Spanyol itu.

Witan melihat ada kesamaan filosofi permainan yang sudah lebih dulu diajarkan Indra Sjafri saat menangani Timnas Indonesia U-19 tahun lalu.

Baca: Alexis Sanchez Penentu Nasib Manchester United di Liga Champions

"Semua latihan sama dan tak ada yang berbeda karena saya melihat filosofi sepak bolanya memang sama. Mungkin kalau pun ada kendala, hanya masalah bahasa karena kami harus perlahan memahami apa yang diinstruksikan oleh pelatih," ujar Witan Sulaeman.

"Kami berlatih menguasai bola dan bermain dengan area permainan yang lebih kecil. Pelatih menginstruksikan kami agar tidak kehilangan bola dengan cepat. Kami menikmati latihan ini dan teman-teman saya lihat pun seperti itu," ujarnya.

Timnas Indonesia U-19 menjalani pemusatan latihan selama satu pekan sejak Minggu (18/2/2018) hingga 25 Februari 2018.

Selama pemusatan latihan ini, Eduardo Perez dan Miguel Gandia, akan menjadi penanggung jawab program latihan Timnas U-19 dan Luis Milla hanya melakukan supervisi.

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved