Romelu Lukaku Akan Manfaatkan Tinggi Tubuh demi Manchester United
Lukaku dikritik karena kurang bisa memanfaatkan ukuran tubuhnya itu, untuk mencetak gol bagi Setan Merah.
WARTA KOTA.COM - Romelu Lukaku akan memanfaatkan tubuhnya yang tinggi dan besar itu, untuk membawa Manchester United (MU) sejauh mungkin di kompetisi Liga Champions.
Apalagi kini dia memiliki rekan yang bisa memberinya umpan yang akurat.
Lukaku kerap mendapat kecaman, karena penampilannya yang tidak konsisten.
Striker setinggi 190 centimeter dan berat badan 94 kilogram itu juga dikritik karena kurang bisa memanfaatkan ukuran tubuhnya itu, untuk mencetak gol bagi Setan Merah.
Namun, Roberto Martinez, Pelatih Timnas Belgia, membela Lukaku.
Katanya, penampilan yang kurang optimal itu karena selama ini Lukaku tidak mendapat umpan yang bagus untuk diubah menjadi gol.
Martinez optimistis masa depan Lukaku di MU cerah, karena kehadiran Alexis Sanchez.
Baca: Alexis Sanchez Penentu Nasib Manchester United di Liga Champions
Kedua pemain ini disebutnya mulai membangun relasi pengumpan-penembak dalam laga-laga terakhir MU.
"Yang saya lihat di laga kontra Huddersfield, dan juga lawan Tottenham, terjadi relasi alamiah antara Alexis Sanchez dan Lukaku. Relasi seperti itu yang dibutuhkan lini serang dalam sebuah tim," kata Martinez, sebagaimana dilansir Mirror.
Dengan relasi alamiah itu, Martinez mengharapkan Lukaku bisa membuktikan bahwa dia layak dibeli dengan harga 75 juta poundsterling.
Striker berusia 24 tahun ini sempat mengalami paceklik gol di akhir tahun lalu, sehingga mendapat kecaman bertubi-tubi.
Pembelaan Martinez itu tentu harus dibuktikan Lukaku dengan panen gol, dimulai dari laga kontra Sevilla di babak 16 Besar Liga Champions.
Tim dari Spanyol itu memiliki barisan bek yang tidak terlalu tinggi dan besar, namun piawai dalam duel udara.
Nico Pareja, bek tengah Sevilla, hanya memiliki berat badan 75 kilogram, tapi memiliki rasio menang duel udara 3,3 per laga.
Selain itu masih ada Sergio Escudero, Clement Lenglet, dan Simon Kjaer, yang memiliki rasio menang duel udara sebanyak 2,1 per pertandingan. Sementara rasio Lukaku sebesar 3,4 per laga.
Baca Selengkapnya Hanya di KORAN SUPER BALL, Rabu (21/2/2018)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/luka_20171218_025233.jpg)