Pemindahan Kantor Kelurahan Jembatan Besi Masih Wacana Semata
Dibangun era 1980-an dan berukuran sekitar 200 meter persegi, kantor Kelurahan Jembatan Besi hingga kini masih difungsikan melayani masyarakat.
Laporan Wartawan Warta Kota Panji Baskhara Ramadhan
WARTA KOTA, TAMBORA - Dibangun era 1980-an dan berukuran sekitar 200 meter persegi, Kantor Kelurahan Jembatan Besi hingga kini masih difungsikan melayani masyarakat, pada Rabu (21/2/2018).
Kelurahan tersebut berada di Jalan Jembatan Besi VIII, Tambora, Jakarta Barat.
Rencana Kantor Kelurahan Jembatan Besi dipindahkan ke sebuah lahan kosong dekat Pasar Inpres di Jalan Jembatan II, hanya jadi wacana semata.
Bangunan tua dan tak layak lagi ditempati, dan berukuran kecil rencananya bakalan pindah ke sebidang lahan kosong yang luasnya mencapai sekitar 1000 meter persegi.
Walau ideal Kantor Kelurahan dibangun di sebuah lahan luas 1500 meter persegi, rencana pemindahan itu semata-mata tak kunjung terjadi.
Terpantau beberapa karyawan masih bersabar bekerja di beberala ruangan yang sempit, serta sesak di Kantor Kelurahan Jembatan Besi.
Tak hanya itu, apabila ada warga datang mengurus dokumen di kantor yang juga mempunyai lahan parkir yang sempit nampak terganggu, dengan begitu padatnya barang-barang.
Agus Mulyadi, Lurah Jembatan Besi mengatakan, sebenarnya banyak lahan kami sudah survei.
Ada yang dekat Season City, di sebelahnya Pasar Inpres di Jalan Jembatan II, dan juga di beberapa lahan milik warga.
Namun, kata Agus Mulyadi, beberapa lahan yang ia usulkan memang di Pasar Inpres.
"Di sana 1000 meteran persegi. Cuman, walau idealnya pembangunan kantor itu 1500, ya sudah adanya disitu. Sementara, lahan yang lain mahal-mahal harga per meter-nya," ungkap Agus Mulyadi kepada Warta Kota, Rabu (21/2/2018).
Agus Mulyadi menerangkan, rata-rata lahan milik warga yang dijual sekitar Rp 10 juta - Rp 20 Juta per-meternya dan di dekat Season City, mencapai Rp 25 Juta per-meternya.
Agus Mulyadi menyayangkan, jika NJOP (Nilai Jual Obyek Pajak Pengganti) rata-rata Rp 8 Juta.
"Ya mahal banget kan. Makanya saya ketika itu usulkan di sebelah Pasar Inpres," kata Agus Mulyadi.
Di sana itu, kata Agus Mulyadi, lumayan strategis.
Kantor Kelurahannya bersebelahan dengan pasar.
Pihak PD Pasar Jaya juga memperbolehkan dengan usulan Agus Mulyadi, dimasukkan tingkat kota dan juga provinsi.
"Itu pun kalau disetujui. Kalau tidak ya harus dicari lagi lahannya. Lagi pula, hal ini (pemindahan) Kantor Kelurahan Jembatan Besi masih dalam wacana semata kok," kata Agus Mulyadi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kelurahan-jembatan-besi_20180221_165306.jpg)