Jaksa Menilai Argumentasi Pembelaan Pemalsuan Akta Autentik sebagai Keliru

Argumentasi pembelaan tersebut tidak benar karena berbeda jauh dari fakta persidangan.

Jaksa Menilai Argumentasi Pembelaan Pemalsuan Akta Autentik sebagai Keliru
Warta Kota/Andika Panduwinata
Tanggapan jaksa terhadap pembelaan terdakwa di kasus pemalsuan akta di Tangerang. 

WARTA KOTA, TANGERANG -- Sidang lanjutan kasus pemalsuan Akta Autentik terkait tanah di Kosambi, Kabupaten Tangerang kembali digelar pada Selasa (20/2/2018).

Prosesi sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang tersebut beragendakan tanggapan Jaksa Penuntut Umum terhadap pembelaan atau pledoi yang dilakukan oleh terdakwa yakni Suryadi Wongso dan Yusuf Ngadiman.

"Kami menanggapi bahwa argumentasi pembelaan tersebut tidak benar karena berbeda jauh dari fakta persidangan," ujar Jaksa Penuntut Umum, Ratna dalam persidangan di PN Tangerang, Selasa (20/2/2018).

Majelis Hakim yang dipimpin oleh Hasanudin tersebut mempersilakan kuasa hukum dari terdakwa untuk memberikan komentar terkait tanggapan dari JPU ini.

"Apa kah ada tanggapannya?" ucap Hasanudin kepada pengacara terdakwa.

Kuasa hukum terdakwa meminta izin kepada Majelis Hakim untuk menggelar sidang lanjutan. Agendanya yakni tanggapan dari pihak terdakwa dalam menyanggah pernyataan JPU tersebut.

"Kami meminta waktu pekan depan, karena kami anggap tanggapan Jaksa soal pledoi klien kami ini keliru," kata kuasa hukum Suryadi Wongso dan Yusuf Ngadiman tersebut.

Korban dalam perkara ini yakni Adipurna Sukarti berharap Majelis Hakim dapat menilai seadil-adilnya.

Ia pun tak banyak komentar terkait persidangan yang berlangsung alot itu.

"Saya pasrah saja," ungkap Sukarti.

Halaman
12
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved