Bali United Mundur dari Piala Gubernur Kaltim

Setidaknya, ada tiga faktor utama yang membuat Bali United mundur dari turnamen Piala Gubernur Kaltim

Bali United Mundur dari Piala Gubernur Kaltim
Warta Kota
Logo tim sepak bola Bali United 

WARTA KOTA.COM - Bali United memutuskan mundur dari turnamen Piala Gubernur Kaltim (PGK) 2018 yang mulai bergulir 22 Februari, usai gagal menjadi juara di Piala Presiden 2018.

Klub berjuluk Serdadu Tridatu itu berdalih, bukan kegagalan di Piala Presiden  2018 yang menjadi pemicu mereka mundur dari PGK.

Tetapi, ada beberapa alasan lain yang membuat manajemen dan tim pelatih memutuskan mundur.

Setidaknya, ada tiga faktor utama yang membuat Bali United mundur dari turnamen itu.

Pertama, minimnya staff kepelatihan. Sebelumnya, Bali United memecah dua tim kepelatihan untuk tampil di Piala Presiden 2018 dan Piala AFC.

Pelatih Hans-Peter Schaller dan asisten, Waryan Arsana, menangani tim di di Piala Presiden, sedangkan Widodo C Putro membesut United di Piala AFC 2018.

Baca: Eden Hazard Siap Buktikan Diri Setara dengan Lionel Messi

Usai kekalahan dari Persija Jakarta di final Piala Presiden 2018, Sabtu (17/2/2018), Hans-Peter Schaler harus pulang ke kampung (pulkam) halamannya di Austria menjenguk ayahnya yang sedang sakit.

Sementara Wayan Arsana mengambil kursus kepelatihan di Jakarta.

"Tadinya ada Hans-Peter dan Wayan Arsana. Ternyata Wayan juga ambil lisensi B AFC. Hans-Pete harus pulang ke Austria, orangtuanya sakit,” kata Widodo.

Kedua, Bali United kehilangan enam pemain untuk menjalani pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia, baik di Timnas U-23 dan di Timnas U-19.

"Enam pemain kami dipanggil ke timnas, ini yang membuat kami memutuskan mundur," ujar Widodo.

Baca Selengkapnya Hanya di KORAN SUPER BALL, Selasa (20/2/2018)

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved