Breaking News:

Aktor Landung Simatupang akan Tampilkan Kolaborasi Rupa dan Sastra di Galeri Nasional Indonesia

Perupa Dyan Anggraini dan aktor senior Landung Simatupang akan menggelar kolaborasi rupa dan sastra di Galeri Nasional.

Editor:

GAMBIR,  WARTA KOTA -- Galeri Nasional Indonesia bersama perupa Dyan Anggraini dan aktor senior sekaligus penyair Landung Simatupang akan menggelar Pameran Seni Rupa dan Kolaborasi Rupa-Sastra di Galeri Nasional Indonesia, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta selama dua pekan sejak 20 Februari 2018.

Bertajuk Perempuan (di) Borobudur atau Borobudur Women, pameran dengan kurator Suwarno Wisetrotomo ini akan dibuka oleh sutradara dan pegiat film Nia Dinata, pada Selasa, 20 Februari 2018 pukul 19.00 WIB di Gedung A Galeri Nasional Indonesia.  Aktor senior dan sutradara teater sekaligus penyair Landung Simatupang akan menandai pembukaan pameran ini dengan pembacaan dramatik.

Menggelar karya dua dan tiga dimensi yang memadukan seni rupa dan seni sastra, karya-karya yang akan ditampilkan sang perupa merupakan tanggapan atas konteks masa kini terhadap relief-relief yang ada di candi Borobudur dengan pesan moralnya.

Karya-karya yang ditampilkan juga sekaligus merupakan tanggapan atas kehadiran peran figur perempuan di dalamnya, "Meskipun pesan-pesan itu bagian sangat penting dari warisan tak-benda Borobudur, relatif belum banyak karya seni rupa Indonesia yang diciptakan terkait dengannya," ujar Landung Simatupang.

Dyan Anggraini adalah alumnus Sekolah Tinggi Seni Rupa ASRI Yogyakarta dan mulai muncul di panggung seni rupa Indonesia pada paruh kedua tahun 1970-an. Antara tahun 1977-2017 Dyan ambil bagian dalam sekurangnya 141 pameran bersama di berbagai kota di Indonesia, juga di Singapura dan Malaysia.

Pameran tunggalnya yang pertama berlangsung tahun 1989, disusul pameran tunggal berikutnya pada 2003, 2004, 2005, 2007 dua kali, dan 2013. Sebelum purnatugas sebagai pegawai negeri, sempat menjabat sebagai Kepala Taman Budaya Yogyakarta, 2004 - 2011.

Sedangkan Landung Simatupang adalah lulusan Sastra Inggris Fakultas Sastra Universitas Gajak Mada Yogyakarta yang lebih dikenal sebagai penyair, penerjemah, aktor panggung, sutradara teater, dan pemain film.

Puisi-puisi Landung diterbitkan antara lain dalam Tonggak 4 - Antologi Puisi Indonesia Modern (Gramedia, 1987); Sambil Jalan (Yayasan Untuk Indonesia, 1999); dan Antologi Puisi Indonesia Kumpulan Pilihan  (Yayasan Lontar Indonesia, 2017). Ia telah menerjemah puluhan buku penting dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia.

Tahun 2013 Landung Simatupang terpilih sebagai Tokoh Seni Tempo bidang Seni Pertunjukan untuk pergelaran karyanya tentang Diponegoro, Sang Pangeran di Karesidenan dan penyutradaraan lakon Endgame karya Samuel Beckett. Ia juga banyak menyutradai pementasan teater untuk panggung dan televisi serta pernah menjadi nomine Peran Pendukung Pria Terbaik FFI 2011.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved