Rekomendasi Polda Metro Soal Tanah Abang Dicueki Anies Baswedan

Polda Metro Jaya mengirim rekomendasi penataan Tanahabang ke Pemprov DKI, tapi dicueki.

Rekomendasi Polda Metro Soal Tanah Abang Dicueki Anies Baswedan
Warta Kota/Henry Lopulalan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno usai memberikan arahan kepada pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (17/10). 

PALMERAH, WARTA KOTA -- Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengirimkan rekomendasi terkait penataan Tanahabang kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak akhir Januari 2018.

Rekomendasinya terkait penggunaan Jalan Jatibaru yang berubah fungsi menjadi tempat berjualan pedagang kaki lima.

Tapi beberapa pekan menunggu, tak ada juga jawaban dari Pemprov DKI yang kini dipimpin Gubernur Anies Baswedan.

"Mohon ditanya sama rekan-rekan wartawan (ke Anies). Mungkin informasi ini tidak sampai ke beliau, tolong disampaikan. Boleh mohon dibantu mungkin perlu diingatkan lagi," kata Halim di Mapolda Metro Jaya, Senin (12/2/2018).

Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) memenuhi Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (2/2/2018). Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Halim Pagarra makin keras mengkritik penutupan Jalan Jatibaru Raya oleh Anies-Sandi. Beberapa hari lalu, Halim berkomentar di media bahwa kemacetan meningkat semenjak penataan Tanah Abang.
Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) memenuhi Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (2/2/2018). Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Halim Pagarra makin keras mengkritik penutupan Jalan Jatibaru Raya oleh Anies-Sandi. Beberapa hari lalu, Halim berkomentar di media bahwa kemacetan meningkat semenjak penataan Tanah Abang. (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)

Halim meminta Anies melibatkan polisi dalam merumuskan kebijakan.

Apalagi kebijakannya terkait dengan pengaturan lalu lintas dan juga penggunaan jalan yang merupakan ranah Ditlantas Polda Metro Jaya.

Baca: Didemo Lansia, Fraksi PDIP Sebut Sudah Saatnya Anies-Sandi Revisi Penutupan Jalan di Tanahabang

"Itu kan dalam perencanaan sesuai Pasal 93 dan Pasal 94 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Polri harus diajak (dilibatkan) karena izinnya ada di kepolisian," ujar Halim.

Ada enam rekomendasi yang dikirim polisi.

Satu rekomendasi paling penting adalah meminta Jalan Jatibaru dibuka kembali. Kemudian difungsikan sebagaimana biasanya.

Halaman
12
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved