Breaking News:

Pengeluaran Beras di PIBC Sejak Awal Februari 2018 berkisar 3.400 ton-4.300 Ton Per Hari

PT Food Station Tjipinang Jaya, pengelola Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) mengantisipasi pasokan beras

Tribunnews.com/Herudin
Ilustrasi buruh menata karung-karung beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) 

WARTA KOTA, PALMERAH---PT Food Station Tjipinang Jaya, pengelola Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) mengantisipasi pasokan beras. Saat ini jumlah pengeluaran beras dari PIBC terus tinggi.

Berdasarkan data Food Station, pengeluaran beras di PIBC sejak awal Februari 2018 berkisar 3.400 ton-4.300 ton per hari. Direktur Utama Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo, mengatakan, beras yang masuk ke PIBC tetap ada.

Arief mengatakan, stok beras di Cipinang bisa dikatakan aman apabila stoknya sebesar 25.000-30.000 ton. Hingga Selasa (13/2/2018), stok beras di PIBC sebesar 22.890. Meski di bawah 25.000 ton, namun stok beras tetap aman.

"Saat ini beras belum sulit ditemukan di Jakarta. Artinya pasokan masih oke. Ketahanan pangan tidak hanya beras. Fokusnya sekarang diganti ke protein," ujar Arief, Rabu (14/2/2018).

Baca: Harga Beras dan Ayam Potong di Pasar Tradisional Masih Tinggi

Menurut Arief, Food Station selalu berupaya untuk memenuhi stok beras di PIBC. Stok beras di PIBC harus dijaga di atas 20.000 ton.

Untuk memenuhi hal tersebut, selain mengambil beras dari antar pulau, Arief mengatakan, pihaknya mendapatkan pasokan beras dari Perum Bulog sebesar 7.000 ton per minggu. Beras tersebut untuk memenuhi kebutuhan beras medium yang semakin menipis.

Pasokan beras PIBC dipenuhi dari Bulog sebanyak 29,84 persen, Jawa Tengah sebesar 22,85 persen, antar pulau sebesar 21,98 persen, Karawang 7,32 persen, Cirebon 7,04 persen, dan Jawa Timur sebesar 4,90 persen.

Saat ini, Arief mengatakan, stok beras di PIBC sebagian besar merupakan beras premium. Komposisi beras saat ini adalah 20 persen-30 persen beras medium dan 70 persen-80 persen beras premium.

Harga beras di PIBC saat ini beragam. Meski begitu, masih ada beras jenis IR III 64 yang dihargai Rp 8.500 per kg. Menurut Arief, harga ini sudah yang terbaik lantaran harga gabah di daerah sudah mencapai Rp 5.100 per kg.

Kontan.co.id/Lidya Yuniartha
Berita ini sudah tayang di Kontan.co.id dengan judul Food Station Tjipinang Klaim Stok Beras Masih Aman

Editor:
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved