Breaking News:

Bakal Jadi Juru Damai, Jusuf Kalla Tak Takut Kunjungi Afghanistan

Wakil Presiden Jusuf Kalla akan mengunjungi Kabul, Afghanistan, Senin (26/2/2018) dua pekan depan.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/TAUFIK ISMAIL
Jusuf Kalla di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Selasa (16/1/2018). 

WARTA KOTA, GAMBIR - Wakil Presiden Jusuf Kalla akan mengunjungi Kabul, Afghanistan, Senin (26/2/2018) dua pekan depan.

Kunjungan JK ini untuk memenuhi undangan High Peace Council (HPC) Afghanistan, dan membantu proses perdamaian di negara konflik tersebut.

"Mengundang saya untuk datang ke Kabul, kira-kira tanggal 26," ujar Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (13/2/2018).

Baca: Dua Perwira Polisi Diusulkan Jadi Penjabat Gubernur, PKB: Jangan Dorong TNI dan Polri Masuk Politik

Jusuf Kalla mengaku tidak memiliki persiapan khusus pada lawatan ke Afghanistan itu. Nantinya di Afghanistan, JK bertemu sejumlah tokoh di negara yang lebih dari 40 tahun berkonflik itu.

Kata JK, Indonesia dipercaya membantu proses perdamaian di Afghanistan, karena Indonesia dinilai tak memiliki kepentingan tertentu.

"Biasa saja. (nanti) Ketemu tokoh-tokoh di sana (Afghanistan). Bagaimana caranya Indonesia membantu sebagai negara yang besar dan netral. Tanpa suatu kepentingan, bagaimana sharing-lah, mencari solusi bersama," jelas mantan Ketua Umum Partai Golkar itu.

Baca: Pemasok Sabu Jennifer Dunn Sempat Minta Bantuan Orang Pintar Agar Tak Ditangkap Polisi

Jusuf Kalla juga mengaku tak khawatir dengan kondisi Afghanistan. Ia menyakini kunjungan kenegaraan ini akan berjalan lancar, mengingat niat baik Pemerintah Indonesia untuk terlibat proses perdamaian di negara itu.

"Bicara menyelesaikan konflik tidak boleh dengan ketakutan, jangan masuk, di mana-mana diselesaikan. Dulu di Poso, Ambon, kita masuk kan, dan berdoa supaya kalau kita niat baik Insya Allah (aman dan selamat)," tutur JK.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah lebih dulu mengunjungi Kabul, Afghanistan, 28 Februari lalu. Menjelang kunjungan Jokowi ke Kabul, sehari sebelumnya terjadi ledakan bom yang menewaskan ratusan orang. Lokasi ledakan bom berjarak sekitar 500 meter dari Kantor KBRI di Kabul. (Rina Ayu)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved