Kalah Bersaing dari Transjakarta, Angkot Disarankan Gabung Ok Otrip
Trayek angkot yang kini bersinggungan dengan Transjakarta disarankan bergabung ke Ok Otrip.
WARTA KOTA, GAMBIR - Trayek angkot yang kini bersinggungan dengan Transjakarta disarankan bergabung ke Ok Otrip.
Hal tersebut lantaran angkot cenderung kalah bersaing dengan Transjakarta. Angkot M-44 rute Kampung Melayu-Kuningan yang sudah mengalaminya.
Bahkan, sopir angkot memilih berdemonstrasi dan mengadang jalur Transjakarta, Senin (12/2/2018).
Baca: Ok Otrip Kurangi Jumlah Trayek Angkot di Jakarta
Kepala Humas PT Transjakarta Wibowo menyarankan agar angkot yang trayeknya bersinggungan dengan Transjakarta, bergabung ke Ok Otrip agar bisa dibuat rute barunya (rerouting) oleh Dishub DKI.
"Jadi ya lebih baik masuk Ok Otrip saja," kata Wibowo ketika dihubungi Wartakotalive.com, Senin (12/2/2018).
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan, rerouting akan membuat angkot memiliki rute baru yang tak bersinggungan dengan Transjakarta.
Hal itu akan membuat angkot tak kehilangan pemasukan karena kalah bersaing dengan Transjakarta, tapi justru jadi pendukung Transjakarta. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20180201masih-banyak-warga-yang-tidak-tahu-beli-kartu-ok-otrip_20180201_205951.jpg)