Breaking News:

Sebanyak 25 Lukisan Abstrak Karya Yoes Rizal Mejeng di Galeri Nasional

Galeri Nasional Indonesia bekerja sama dengan Yoes Rizal Studio menggelar pameran lukisan karya Yoes Rizal bertajuk pop-up/meletup.

Penulis: Feryanto Hadi | Editor:
Istimewa
Lukisan karya Yoes Rizal bertajuk pop-up/meletup. 

WARTA KOTA, GAMBIR---Galeri Nasional Indonesia bekerja sama dengan Yoes Rizal Studio menggelar pameran lukisan karya Yoes Rizal bertajuk pop-up/meletup.

Pameran ini sudah berlangsung sejak 9 Februari 2018 dan berakhir pada 22 Februari 2018 di Gedung D Galeri Nasional Indonesia. Dalam pameran ini, Yoes menampilkan sekitar 25 lukisan yang seluruhnya abstrak.

Kurator pameran Mahmud Dzafce mendefinisikan karya-karya Yoes sebagai `suara pikiran' yang lantang.
"Pikiran yang dipresentasikan oleh garis, warna, dan noda yang selalu bertabrakan seperti halnya refleksi getaran suara pada ruang, dan pada momen itu juga tanpa memperdulikan sekitarnya tetap berjalan dan hanya melihat ke depan," kata Mahmud Dzafce yang merupakan lulusan Magister Graphic Design University of Prishtina-Kosovo dalam keterangan tertulisnya kepada Warta Kota, Minggu (11/2/2018).

Baca: Pameran Lukisan untuk Bedakan Lukisan Asli dan Palsu

Mahmud Dzafce mengatakan, karya-karya Yoes ditangkap sebagai pertemuan tanpa putus dengan diri membawa pada kedekatan asal jati serta fitrah jati yang dia ekspresikan dengan gerakannya yang matang.

Karya-karyanya adalah Waltz/tarian warna oranye, kuning, oker, dan biru yang dijahit ditarik dengan garis gelapnya ke dasar di mana simbol tanda noda tanpa makna bercampur sebagai tanda-tanda alam bawah sadar.

Tarian warna yang kadang-kadang nampak tidak terstruktur dan tidak bisa dikenali dan kadang-kadang tenang seperti sebuah jalan keluar setelah lama mencari gerakan kehidupan pada lapisan-lapisan obyek-obyek yang fana.

"Lukisan lukisannya nampak sebagai archive memory yang disengaja diaduk seperti ombak yang terpicu dari luar dengan maksud memberitahu kepada jiwa untuk tidak menderita demi apapun yang dulu dimilikinya," kata Mahmud Dzafce.

Yoes Rizal merupakan seniman generasi kontemporer lulusan Seni Rupa ITB, Bandung, yang telah lama aktif berpameran, baik dalam skala lokal maupun internasional.

Sebelumnya, Yoes Rizal pernah berpameran di Galeri Nasional Indonesia pada 2012 dalam Pameran ArtEnergy, dan Indonesia Art Award & Philip Morris Asia pada 1999.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved