300 Kali Tembakan Gelombang Kejut, Bisa Pulihkan Kejantanan Pria Yang Loyo

Menurut Wisnu ada beberapa penyakit yang biasannya menjadi pemicu munculnya DE, yaitu karena diabetes dan akibat kolesterol tinggi.

300 Kali Tembakan Gelombang Kejut, Bisa Pulihkan Kejantanan Pria Yang Loyo
ist
dr Wisnu Laksmana SpU 

WARTA KOTA, PALMERAH--Wajahnya tampak cerah, gaya bicarannya penuh semangat. Tidak tampak kalau usianya sekarang sudah 65 tahun.

"Dok saya ucapkan terimakasih ya... Kondisi saya sekarang sudah jauh membaik. Kualitas hubungan intim dengan istri sangat meningkat, bahkan frekuensi hubungan bisa meningkat hingga tiga kali seminggu," kata P (65), seorang wiraswastawan asal Kupang, NTT.

Sambil tertawa terkekeh-kekeh pengusaha asal Kupang NTT itu, melanjutkan pengakuannya, “Ini lagi Dok yang membuat saya lebih puas, saya tidak lagi bergantung terus pada obat-obatan,” tambahnya.

Kisah itu disampaikan oleh P ketika datang kembali ke ruang periksa Dr Wisnu Laksmana SpU, di Rumah Sakit Bedah Surabaya (RSBS).

Semangatnya tampak menyala-nyala ketika berkisah tentang kondisi kesehatan seksualnya pasca-terapi.

Kondisi berbanding terbalik ketika dia datang pertama kali berkonsultasi dengan dr Wisnu. Saat itu dia mengeluh bahwa telah lama kejatanannya ambruk.

Kejantannya lunglai dan loyo. Persoalannya semakin runyam, dan tekanan psikisnya bertambah semakin berat, karena baru saja menikah lagi dengan wanita lebih muda. Akibatnya urusan nafkah batin menjadi kacau.

Semula dia mahfum bahwa kondisi ini dikarenana bahwa usianya memang tidak muda lagi, tetapi setelah dia menikah lagi dengan pasangan jauh lebih muda, maka soal urusan ranjang menjadi penting untuk memenuhi kebutuhan istri.

Nah setelah menjalani terapi, kini keluhannya itu bisa diatasi. Dirinya merasa bisa tampil lebih percaya diri di depan istri.

Lelaki asal Kupang tersebut adalah satu dari sekian banyak pasien disfungsi ereksi (DE) yang mendapat penanganan dr Wisnu Laksmana, SpU dari Rumah Sakit Bedah Surabaya.

Halaman
1234
Editor: Achmad Subechi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved