Sebut Biaya Politik di Indonesia Tinggi, Sekjen PAN: Harus Kumpulkan Massa, Siapkan Nasi Bungkus

Menurut Eddy, untuk menjadi seorang bupati atau wali kota saja, membutuhkan biaya yang tidak kecil.

Sebut Biaya Politik di Indonesia Tinggi, Sekjen PAN: Harus Kumpulkan Massa, Siapkan Nasi Bungkus
TRIBUNNEWS/THERESIA FELISIANI
Eddy Soeparno 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU - Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mengatakan, banyaknya kepala daerah yang terseret perkara korupsi, salah satunya disebabkan biaya politik yang tinggi.

"Pertama, ini adalah akibat politik biaya tinggi di Indonesia. Pak Zulkifli (Hasan) menyatakan bahwa biaya politik Indonesia sangat tinggi," ujar Eddy di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Selasa, (6/2/2018).

Menurut Eddy, untuk menjadi seorang bupati atau wali kota saja, membutuhkan biaya yang tidak kecil. Biaya tersebut untuk memobilisasi massa saat kampanye, juga memberikan pelatihan kepada saksi.

Baca: Fredrich Yunadi Sebut Advokat Tak Bisa Dituntut Perdata Atau Pidana, Dia lupa Soal Poin Iktikad Baik

"Bayangkan saja, bagi seorang calon wali kota saja dia harus kumpulkan massa. Kumpulkan massa itu kan butuh tempat, butuh atribut, disiapkan snack makan atau nasi bungkus. Selain itu yang datang harus dikasih transport. Dan itu bukan satu kali, tapi berkali-kali. Itu kabupaten, gimana provinsi yang cakupannya luas," beber Eddy.

Oleh karena itu, menurut Eddy, PAN sangat concern untuk mencari cara agar biaya politik tidak tinggi. Sebab, biaya politik seperti sekarang ini memiliki dampak yang panjang.

‎"Jadi harus ada yang kita tata, untuk cegah jangan sampai biaya politik ini jadi akses yang lebih berlanjut. Ini mengenai biaya politk tinggi," tuturnya.

Baru-baru ini, Gubernur Jambi Zumi Zola yang merupakan kader PAN, ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) . Zumi diduga terlibat perkara suap dalam pengesahan RAPBD 2018. (Taufik Ismail)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved