Penyelundupan Benih Lobster Rp 6,6 miliar dalam Sayuran Segar

Jajaran Bea Cukai dan Karantina Bandara Soekarno Hatta, Tangerang kembali menggagalkan penyelundupan benih lobster.

Penyelundupan Benih Lobster Rp 6,6 miliar dalam Sayuran Segar
Warta Kota/Andika Panduwinata
Jajaran Bea Cukai dan Karantina Bandara Soekarno Hatta, Tangerang menunjukkan benih lobster yang diselundupkan saat jumpa pers, Selasa (6/2). 

WARTA KOTA, TANGERANG - Jajaran Bea Cukai dan Karantina Bandara Soekarno Hatta, Tangerang kembali menggagalkan penyelundupan benih lobster.

Baby lobster senilai Rp. 6,6 miliar tersebut disembunyikan dalam kemasan sayuran segar.

Total ada 33.400 ekor benih lobster diamankan oleh petugas. Benih lobster ini disembunyikan di dalam 11 boks atau kemasan siap ekspor.

Kemasan sayuran segar, tempat benih lobster disatukan untuk mengelabui petugas.
Kemasan sayuran segar, tempat benih lobster disatukan untuk mengelabui petugas. (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Benih lobster tersebut disimpan di dalam 167 kantong yang diisi air laut dan oksigen. Hal itu diungkapkan langsung oleh Kepala Bea Cukai Bandara Soetta, Erwin Situmorang.

Ia menjelaskan terungkapnya upaya penyelundupan tujuan Singapura ini berawal dari kecurigaan petugas terhadap kemasan paket kiriman. Penangkapan ini dilakukan di Terminal Kargo Bandara Soetta sekitar pukul 04.30 WIB.

"Kami mencurigai paket kiriman sebanyak 30 boks tujuan Singapura yang dilaporkan berisi berbagai jenis sayuran segar," ujar Erwin saat ditemui di Bandara Soetta, Selasa (6/2/2018).

Ketika dilakukan pemeriksaan lebih mendalam, petugas menemukan sebanyak 167 kantor plastik berisi benih lobster. Pelaku sengaja menyembunyikan plastik berisi lobster tersebut menggunakan sayuran segar untuk mengelabui pemeriksaan petugas.

"Setelah diperiksa, ditemukan benih lobster yang disimpan dalam 12 boks paket kiriman. Kantong plastik berisi benih lobster disembunyikan menggunakan selada air dan ketela," ucapnya.

Menurutnya modus pelaku dalam penyelundupan kali ini menggunakan cara lama. Di mana benih lobster dimasukkan dalam kantong berisi air laut tanpa busa.

Jajaran Bea Cukai dan Karantina Bandara Soekarno Hatta, Tangerang menunjukkan benih lobster yang diselundupkan saat jumpa pers, Selasa (6/2).
Jajaran Bea Cukai dan Karantina Bandara Soekarno Hatta, Tangerang menunjukkan benih lobster yang diselundupkan saat jumpa pers, Selasa (6/2). (Warta Kota/Andika Panduwinata)

"Ini modusnya klasik, kantong plastiknya pun lebih besar. Karena diisi air laut yang cukup dan oksigen ke dalam kantong," kata Erwin.

Guna mengejar pelaku, pihaknya bekerja sama dengan bersinergi dengan Bareskrim Mabes Polri, BKIPM Jakarta 1 dan Imigrasi Bandara Soetta. Sementara itu Kepala BKIPM Jakarta I Bandara Soetta Habrin Yake menambahkan pihaknya akan segera mengembalikan benih lobster tersebut ke habitat aslinya yakni laut selatan pulau Jawa.

"Hari ini juga kami akan lepas liarkan benih lobster ini. Kali ini dilepasliarkan ke Pangandaran, Jawa Barat," paparnya. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved