Jakarta Banjir

Jakarta Banjir Lagi, DPRD DKI Anggap Perluasan dan Penambahan Waduk Tak Efektif

Di wilayah pondok labu luapan kali krukut membuat beberapa titik pemukiman warga terendam.

Jakarta Banjir Lagi, DPRD DKI Anggap Perluasan dan Penambahan Waduk Tak Efektif
Wartakotalive.com/Theo Yonathan SL
Lokasi Waduk Pondok Ranggon I yang belum dilanjutkan pengerukannya walau pembebasam sudah dilakukan sejak taguh 2015. Padahal apabila waduk sudah rampung, air dari kali sunter bisa ditampung disini dan banjir di kawasan ciracas bisa teratasi. 

WARTA KOTA, GAMBIR --  Jalan Jatinegara Barat lumpuh serta pemukiman warga di Rawajati terendam air sampai setinggi atap rumah sampai Selasa (6/2/2018) pagi.

Penyebabnya sama, yakni air yang meluap dari sungai ciliwung.

Di wilayah pondok labu luapan kali krukut membuat beberapa titik pemukiman warga terendam.

Sedangka 8 RT dari 2 RW di Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta timur kebanjiran sepanjang hari kemarin, Senin (5/2/2018).

Banjir disana diakibatkan luapan air dari Kali Sunter.

Bahkan banjir di Cipinang melayu dimulai pukul 05.00 atau 3,5 jam sebelum bendung katulampa siaga I.

DPRD DKI mengambil kesimpulan perluasan dan penambahan waduk di sepanjang Sungai Ciliwung, Kali Krukut, dan Kali Sunter tak efektif menangani banjir di Jakarta.

Anggota Komisi DPRD DKI Jakarta, Hasbiallah Ilyas, mengatakan sejak tahun 2017 dirinya sudah memberi tahu tak efektifnya perluasan dan penambahan waduk baru di Jakarta.

Bahkan saat rapat Badan Anggaran APBD DKI 2018, Hasbi berkali-kali mengingatkan itu.

"Sebaiknya dana untuk pembebasan lahan waduk dan sebagainya itu dialihkan saja untuk normalisasi kali. Lebih efektif normalisasi kali ketimbang bikin waduk atau memperluas waduk," kata Hasbi kepada Wartakotalive.com, beberapa waktu lalu.

Halaman
123
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved