Kamis, 9 April 2026

Piala Davis Grup II

Deddy Prasetyo Sebut Kurang Bertanding Bikin Insting Pemain Tidak Terasah

Menurut Deddy, banyak hal yang menyebabkan para pemain muda tidak bisa mengikuti turnamen baik di dalam negri dan luar negri.

Dewi Pratiwi
Deddy Prasetyo 

WARTA KOTA.COM,JAKARTA - Tim Davis Cup Indonesia akhir pekan lalu gagal mengatasi Filina di putaran pertama Grup II Zona Asia Oceania.

Tim yang lebih banyak diisi pemain muda dan dikomandani oleh pelatih Deddy Prasetyo ini kalah 1-4.

"Anak-anak tampil di bawah performa. Ini disebabkan karena kurangnya try out dan mengikuti turnamen. Sudah sekian lama anak-anak ini tidak pernah bertanding," ujar Deddy Prasetyo saat ditemui Warta Kota, Senin (5/2/2018).

Menurut Deddy, banyak hal yang menyebabkan para pemain muda tidak bisa mengikuti turnamen baik di dalam negri dan luar negri.

Salah satunya adalah kurangnya turnamen senior yang digelar di Indonesia. Kalaupun ada muncul tenggelam. Tidak konsisten selalu ada pertandingan.

Akibat kurangnya bertanding, peringkat para pemain pun rendah sehingga sulit bagi mereka untuk bertanding ke luar negri yang ada batasan peringkatnya.

Kurangnya pengalaman bertanding para pemain David Cup terlihat juga saat menghadapi para pemain Filipina.

Baca: Harry Kane Perlihatkan Mental Baja Hadapi Mantan Klub

Ada saat-saat tertentu para pemain bisa merebut poin dan membuat pemain Filipina kewalahan. Sayangnya, kelebihan mereka itu tidak bisa dimanfaatkan dengan baik.

"Itu bukti bahwa mereka tampil tidak stabil. Itu suatu bukti bahwa mereka kurang tought. Mestinya, pemain hebat itu kalau sudah menemukan cara mendapatkan poin, ia harus mengingatnya. Ini sudah menang turun lagi. Mereka tidak ingat apa yang mereka lakukan dengan baik sebelumnya," papar Deddy.

Sebenarnya Deddy menyadari bahwa kurangnya pengalaman akan menjadi kelemahan yang bisa dijadikan alat bagi lawan.

Karena itu, sejak awal Deddy mengaku sudah meminta para pemain untuk tampil lepas tanpa beban.

Sayangnya, para pemain justru merasa terbebani.

"Tentu saja pengalaman bertanding sangat memengaruhi mereka. Kurangnya jadwal bertanding membuat insting mereka dalam bertanding juga tidak terasah dengan baik," lanjutnya.

Kini para pemain Davis Cup diliburkan selama dua pekan.

Mereka akan kembali mempersiapkan diri untuk menghadapi laga playoff Piala Davis Grup II Zona Asia Oceania pada bulan April 2018.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved