Warga Rawajati Mulai Penuhi Puskesmas dan Dapur Umum

Warga Rawajati yang sebelumnya masih bertahan di rumah mereka, kini mulai memenuhi sejumlah lokasi pengungsian dan dapur umum.

Warga Rawajati Mulai Penuhi Puskesmas dan Dapur Umum
Warta Kota/Feryanto Hadi
Pemerintah Kota Jakarta Selatan mulai menyiapkan dapur umum dan tempat pengungsian. 

WARTA KOTA, PANCORAN---Genangan di kawasan Kelurahan Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, semakin meninggi akibat terus masuknya air luapan Sungai Ciliwung, Senin (5/2/2018) petang.

Warga yang sebelumnya masih bertahan di rumah mereka, kini mulai memenuhi sejumlah lokasi pengungsian dan dapur umum. Sebanyak tiga posko telah disiapkan yakni di Puskesmas kelurahan, di halaman rumah seorang warga, dan di bawah jalan layang Rawajati.

"Sudah mulai naik lagi airnya. Kami imbau warga agar sebaiknya mengungsi sambil menunggu airnya surut," kata Lurah Rawajati, Rudi Budijanto, di lokasi.

Baca: Warga Rawajati Berjalan di Atas Genteng karena Sulitnya Akses Evakuasi

Sejumlah petugas medis juga berkumpul di lokasi pengungsian, mulai dari tim kesehatan puskesmas hingga dokter polisi.

Banjir di Rawajati menimpa sejumlah RW yang berada di bantaran Sungai Ciliwung. Ratusan rumah terendam dengan ketinggian hingga 1,2 meter di lokasi terdalam.

Baca: Anies Menyalami Bejo Operator Eksavator saat Mendatangi Pintu Air Manggarai

Seorang warga, Aat (45), mengaku akan tinggal di lokasi pengungsian jika hingga malam nanti air belum juga surut.

"Saya lihat situasi dulu, kalau memang belum surut ya tidak pulang. Soal tidur, gampang. Tahun lalu saja saat banjir besar saya tidur di pinggir jalan karena tendanya penuh," kata Aat.

Di dapur umum yang berada di Jalan Binamarga RW 07, beberapa warga tampak mulai melakukan aktivitas memasak untuk keperluan makan malam para pengungsi.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved