Sungai Ciliwung Meluap Jembatan Panus Depok Ditutup

Meluapnya Sungai Ciliwung mengakibatkan Jembatan Panus di Jalan Tole Iskandar, Kota Depok, sementara ditutup.

Sungai Ciliwung Meluap Jembatan Panus Depok Ditutup
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Jembatan Panus yang ditutup sementara karena derasnya Sungai Ciliwung dikhawatirkan menggerus bangunan jembatan yang berusia seabad lebih ini. 

WARTA KOTA, DEPOK---Meluapnya Sungai Ciliwung mengakibatkan Jembatan Panus di Jalan Tole Iskandar, Kota Depok, sementara ditutup sejak Senin (5/2/2018) siang.

Penutupan dilakukan karena air dari Sungai Ciliwung sempat menyentuh bibir jembatan yang berusia seabad lebih itu dan mencegah hal yang tak diinginkan

Selama ini Jembatan Panus yang merupakan salah satu ikonik Kota Depok dapat dilintasi motor dan pejalan kaki. Jembatan ini menghubungkan Jalan Tole Iskandar dengan Perumahan Vila Novo.

Pantauan Warta Kota penutupan dilakukan oleh polisi yang berjaga di setiap ujung Jembatan Panus serta memalang dengan bangku kayu.

"Informasinya jembatan sempat bergetar karena arus Sungai Ciliwung yang deras sehingga ditutup sementara. Saran masyarakat sekitar jembatan," kata Bambang, warga sekitar, Senin sore.

Baca: Pompa Air Terendam Banjir, Suplai Air Bersih PDAM ke Ribuan Pelanggan di Depok Terhenti

Menurut Bambang, penutupan dilakukan sejak sekitar pukul 13.00. Karena jembatannya sudah tua, usia seratus tahun lebih. "Jadi untuk mencegah hal tak diinginkan, ditutup sementara sama polisi," kata Bambang.

Kabagops Polresta Depok Komisaris Hari Agung mengatakan, penutupan dilakukan sampai arus Sungai Ciliwung tidak lagi deras.

"Penutupan ini dilakukan sebagai upaya pencegahan atas kemungkinan hal terburuk yang terjadi pada jembatan yang sudah sangat tua ini," katanya.

Baca: Tinjau Banjir, Wakil Wali Kota Depok Ikut Nyebur

Meski ditutup, kata Hari, hal ini tidak menganggu arus lalu lintas karena warga yang biasa melewati Jembatan Panus dapat melintas melalui jembatan baru meski agak sedikit memutar.

"Jadi tidak berdampak pada situasi arus lalin di Jalan Tole Iskandar," katanya.

Jembatan Panus adalah jembatan peninggala Belanda yang dibangun tahun 1917. Jembatan ini dirancang oleh insinyur Belanda bernama Andre Lauren.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved