Penjelasan PLN Mengenai Bantuan Pemasangan Listrik bagi Warga Baduy Luar

Penjelasan PLN mengenai bantuan pemasangan listrik bagi warga Baduy Luar pada akhir Januari 2018

Penjelasan PLN Mengenai Bantuan Pemasangan Listrik bagi Warga Baduy Luar
Tribun Jateng
ILUSTRASI PLN 

WARTA KOTA, JAKARTA---I Made Suprateka, Kepala Satuan Komunikasi Korporat PT PLN (Persero), memberikan penjelasan mengenai bantuan pemasangan listrik bagi warga Baduy Luar pada akhir Januari 2018 yang dilaksanakan melalui Yayasan Baitul Maal (YBM PLN) sebagai lembaga zakat yang mengumpulkan dan mengelola zakat dari penghasilan pegawai muslim PLN.

YBM PLN dalam kegiatan sosialnya memberikan bantuan kepada Pondok Pesantren Sultan Hasanuddin pimpinan KH Zaenudin Amir untuk disalurkan kepada para mualaf warga Baduy Luar.

Para warga Baduy luar sebelumnya telah menjadi mualaf dengan memeluk agama Islam dibimbing sebelumnya oleh KH Zaenudin Amir. Dana zakat YBM PLN tersebut disalurkan salah satunya kepada asnaf (golongan penerima zakat) yakni mualaf.

Kegiatan pada 31 Januari 2018 tersebut adalah kegiatan sosial yang diinisiasi dan dilakukan YBM di wilayah Banten Selatan. Program YBM pada saat itu adalah memberikan bantuan bibit pepaya California kepada para mualaf Baduy Luar sebanyak 1.600 batang untuk dibudidayakan di tanah milik pondok pesantren Sultan Hasanudin.

"Untuk mendukung program tersebut juga diberikan bantuan pemenuhan infrastruktur dasar berupa pemasangan sambungan listrik gratis bagi 15 rumah warga Baduy Luar yang berada di lokasi pondok pesantren. Kegiatan ini bukan merupakan rangkaian dari Program Listrik Desa," kata Suprateka, seperti dilansir Antaranews.com.

YBM melakukan kegiatan pemberdayaan ekonomi bagi mualaf merupakan salah satu agenda keagamaan yang sejalan dengan semangat mendukung persaudaraan Muslim.

Sedangkan bila kegiatan sosial keagamaaan dilakukan oleh PLN, maka bukan hanya dilakukan oleh kaum muslim saja, melainkan juga ada kegiatan oleh pemeluk agama lain seperti Kristen, Katolik, Budha, dan Hindu. Hal tersebut tidak terlepas dari unsur negara melindungi kegiatan atas keberagaman agama di Indonesia.

Penulis:
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved