Dirresnarkoba Polda Metro Tembak Mati Pengedar 25 Kg Sabu dalam Bungkus Teh

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap tiga pengedar 25 kg sabu yang dibungkus dalam bungkus teh.

Dirresnarkoba Polda Metro Tembak Mati Pengedar 25 Kg Sabu dalam Bungkus Teh
Warta Kota/Mohamad Yusuf
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya (PMJ) merilis penangkapan tiga pengedar 25 kg sabu yang dibungkus dalam bungkus teh, Senin (5/2). Dua pelaku, HW dan EP ditangkap, sementara DO ditembak mati karena melakukan perlawanan. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Mohamad Yusuf

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya (PMJ) menangkap tiga pengedar 25 kg sabu yang dibungkus dalam bungkus teh.

Dua pelaku, HW dan EP ditangkap, sementara DO ditembak mati karena melakukan perlawanan.

Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Metro Jaya (PMJ), Kombes Pol Suwondo Nainggolan, mengatakan bahwa dari informasi masyarakat terdapat peredaran narkoba di salah satu hotel, di Pramuka, Jakarta Pusat, Rabu (24/2/2018).

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya (PMJ) merilis penangkapan tiga pengedar 25 kg sabu yang dibungkus dalam bungkus teh, Senin (5/2). Dua pelaku, HW dan EP ditangkap, sementara DO ditembak mati karena melakukan perlawanan.
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya (PMJ) merilis penangkapan tiga pengedar 25 kg sabu yang dibungkus dalam bungkus teh, Senin (5/2). Dua pelaku, HW dan EP ditangkap, sementara DO ditembak mati karena melakukan perlawanan. (Warta Kota/Mohamad Yusuf)

“Kami langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka DO di lobi tersebut. Kemudian dilakukan penggeledahan di kamarnya,” kata Suwondo, di Mapolda Metro Jaya, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan, Senin (5/2/2018).

Di kamar tersebut, disita dua buah tas ransel warna hitam berisi sabu 17 kilogram. Sabu tersebut dibungkus dalam bungkus teh Cina.

Kemudian kasus dikembangkan dan pada Kamis, 25 Januari 2018, anggota tim berhasil menangkap tersangka HW di restoran salah satu mal di Rawamangun, Pulogadung Jakarta Timur.

“Dari HW disita barang bukti sabu sebanyak 3 kg,” katanya.

DO menerangkan bahwa sabu tersebut ia bawa dari Pekanbaru, Riau bersama temannya bernama EP.

Kemudian petugas melakukan pengembangan ke Pekanbaru. Lalu pada Jumat (26/1/2018), berhasil menangkap EP di Pekanbaru. Pihaknya menyita tiga buah ponsel yang berisi transaksi sabu tersebut.

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya (PMJ) merilis penangkapan tiga pengedar 25 kg sabu yang dibungkus dalam bungkus teh, Senin (5/2). Dua pelaku, HW dan EP ditangkap, sementara DO ditembak mati karena melakukan perlawanan.
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya (PMJ) merilis penangkapan tiga pengedar 25 kg sabu yang dibungkus dalam bungkus teh, Senin (5/2). Dua pelaku, HW dan EP ditangkap, sementara DO ditembak mati karena melakukan perlawanan. (Warta Kota/Mohamad Yusuf)

“Lalu pada Sabtu, 27 Januari 2018 pukul 00.20 dilakukan penggeledahan di Rumah di Koto Tuo Mungka, Limapuluh Kota, Sumatera Barat. Ditemukan barang bukti satu buah tas berisi delapan bungkus sabu. EP langsung dibawa ke Polda Metro,” jelasnya.

Kemudian, pada Senin, 29 Januari 2018 pukul 23.00, Tersangka DO dibawa Petugas ke daerah Rawamangun untuk menunjukkan jaringannya.

Namun, sekira pukul 01.00, DO melawan dan berusaha merebut senjata api petugas.

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya (PMJ) merilis penangkapan tiga pengedar 25 kg sabu yang dibungkus dalam bungkus teh, Senin (5/2). Dua pelaku, HW dan EP ditangkap, sementara DO ditembak mati karena melakukan perlawanan.
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya (PMJ) merilis penangkapan tiga pengedar 25 kg sabu yang dibungkus dalam bungkus teh, Senin (5/2). Dua pelaku, HW dan EP ditangkap, sementara DO ditembak mati karena melakukan perlawanan. (Warta Kota/Henry Lopulalan)

“Kami langsung melakukan tindakan tegas terhadap DO. Tersangka tersebut langsung tewas di tempat. Jenazah kami bawah ke RS Polri Kramat Jati,” jelasnya.

Sementara untuk tersangka lainnya akan dijerat Pasal 113 ayat (2) Juncto 132 ayat (1) subsider pasal 114 ayat (2) Juncto pasal 132 ayat (1) lebih subsider pasal 112 ayat (2) Juncto pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya (PMJ) merilis penangkapan tiga pengedar 25 kg sabu yang dibungkus dalam bungkus teh, Senin (5/2). Dua pelaku, HW dan EP ditangkap, sementara DO ditembak mati karena melakukan perlawanan.
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya (PMJ) merilis penangkapan tiga pengedar 25 kg sabu yang dibungkus dalam bungkus teh, Senin (5/2). Dua pelaku, HW dan EP ditangkap, sementara DO ditembak mati karena melakukan perlawanan. (Warta Kota/Henry Lopulalan)
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya (PMJ) merilis penangkapan tiga pengedar 25 kg sabu yang dibungkus dalam bungkus teh, Senin (5/2). Dua pelaku, HW dan EP ditangkap, sementara DO ditembak mati karena melakukan perlawanan.
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya (PMJ) merilis penangkapan tiga pengedar 25 kg sabu yang dibungkus dalam bungkus teh, Senin (5/2). Dua pelaku, HW dan EP ditangkap, sementara DO ditembak mati karena melakukan perlawanan. (Warta Kota/Henry Lopulalan)
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya (PMJ) merilis penangkapan tiga pengedar 25 kg sabu yang dibungkus dalam bungkus teh, Senin (5/2). Dua pelaku, HW dan EP ditangkap, sementara DO ditembak mati karena melakukan perlawanan.
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya (PMJ) merilis penangkapan tiga pengedar 25 kg sabu yang dibungkus dalam bungkus teh, Senin (5/2). Dua pelaku, HW dan EP ditangkap, sementara DO ditembak mati karena melakukan perlawanan. (Warta Kota/Henry Lopulalan)
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya (PMJ) merilis penangkapan tiga pengedar 25 kg sabu yang dibungkus dalam bungkus teh, Senin (5/2). Dua pelaku, HW dan EP ditangkap, sementara DO ditembak mati karena melakukan perlawanan.
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya (PMJ) merilis penangkapan tiga pengedar 25 kg sabu yang dibungkus dalam bungkus teh, Senin (5/2). Dua pelaku, HW dan EP ditangkap, sementara DO ditembak mati karena melakukan perlawanan. (Warta Kota/Henry Lopulalan)
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya (PMJ) merilis penangkapan tiga pengedar 25 kg sabu yang dibungkus dalam bungkus teh, Senin (5/2). Dua pelaku, HW dan EP ditangkap, sementara DO ditembak mati karena melakukan perlawanan.
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya (PMJ) merilis penangkapan tiga pengedar 25 kg sabu yang dibungkus dalam bungkus teh, Senin (5/2). Dua pelaku, HW dan EP ditangkap, sementara DO ditembak mati karena melakukan perlawanan. (Warta Kota/Henry Lopulalan)
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya (PMJ) merilis penangkapan tiga pengedar 25 kg sabu yang dibungkus dalam bungkus teh, Senin (5/2). Dua pelaku, HW dan EP ditangkap, sementara DO ditembak mati karena melakukan perlawanan.
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya (PMJ) merilis penangkapan tiga pengedar 25 kg sabu yang dibungkus dalam bungkus teh, Senin (5/2). Dua pelaku, HW dan EP ditangkap, sementara DO ditembak mati karena melakukan perlawanan. (Warta Kota/Henry Lopulalan)
Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved