Manggarai Jadi Kawasan Segitiga Tawuran

Kawasan Manggarai yang oleh sebagian orang disebut zona hitam ini masih rawan terjadi tindak kriminal maupun penyalahgunaan narkotika.

Manggarai Jadi Kawasan Segitiga Tawuran
Warta Kota/Feryanto Hadi
Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Mardiaz Kusin Dwihananto, Dandim 0504 Jaksel Letnan Kolonel (Arhanud) Aji Prasetyo, dan tokoh masyarakat bersama-sama membahas soal narkoba dan tawuran di Manggarai, Sabtu (3/2/2018) malam. 

WARTA KOTA, SETIABUDI---Kawasan Manggarai secara geografis masuk dua wilayah kecamatan di Jakarta Selatan, yakni Tebet dan Setiabudi serta berbatasan langsung dengan Jakarta Pusat dan Jakarta Timur menjadi perhatian khusus jajaran Polres Jakarta Selatan.

Sebab di kawasan yang oleh sebagian orang disebut zona hitam ini masih rawan terjadi tindak kriminal maupun penyalahgunaan narkotika.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, polisi akan lebih mengintensifkan koordinasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan keamanan di kawasan itu.

"Dari segi pengamanan tentu akan kami tingkatkan. Tapi dalam hal ini peran masyarakat juga dibutuhkan, misalnya dengan memberikan informasi-informasi yang berkaitan dengan potensi tindak kejahatan," kata Mardiaz saat menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat di Manggarai, Sabtu (3/2/2018) malam.

Dalam pertemuan itu sejumlah warga dan tokoh masyarakat mengeluhkan maraknya peredaran narkoba di kawasan Manggarai. Bahkan sejumlah bandar kecil narkoba ditengarahi bermukim di wilayah itu meskipun kepolisian khususnya dari Polsek Tebet sering melakukan pengungkapan kasus narkoba di sana.

"Kami akan melakukan gerakan gerakan anti narkoba. Saya yakin tidak ada yang ingin anaknya menjadi bandar atau terkena narkoba. Kami akan selalu tatap muka dan saya minta kepada wakil warga agar menyampaikan pesan ke kamtibmas kami. Kami bukan serta merta menangkap, namun lebih mengutamakan ajakan kepada teman teman untuk berhenti dan bersedia direhabilitasi."

"Terkait hal ini, kita sudah bentuk polisi RW yang setiap saat akan membantu warga dalam pemantauan wilayah," kata Mardiaz.

Selain itu, Kapolres Jakarta Selatan juga menyoroti soal aksi tawuran yang kerap terjadi di wilayah itu yang melibatkan pemuda dari Manggarai wilayah Tebet, Pasar Rumput wilayah Setiabudi dan Matraman, Jakarta Timur. Ketiga lokasi itu saling berdekatan dan kerap disebut kawasan segitiga tawuran.

"Kami harap tidak terjadi kembali konflik antar remaja, anak sekolah bahkan warga kami akan terus menerus bersinggungan dan selalu berkomunikasi dengan tiga wilayah ini," kata Mardiaz.

Sementara itu, Dandim 0504 Jaksel Letnan Kolonel (Arhanud) Aji Prasetyo menngatakan, Dandim siap berkolaborasi dengan kepolisian dan warga dalam mencegah terjadinya kejahatan di kawasan itu.

"Segala sesuatu dimulai dari yang terkecil. Misalnya keamanan dilingkungan kita sendiri. Mari kita jaga anak kita dari narkoba dan kejahatan seksual. Tidak usah takut untuk lapor dan memberantas kejahatan. Mari kita waspada bersama demi keamanan bersama," kata Aji.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved