Piala Davis Grup II

Indonesia Perbesar Peluang Usai Bermain Imbang Kontra Filipina

M. Althaf Dhaifullah, kalah dari Alberto Lim 3-6 2-6.Dan David mengalahkan Jeson Patrombon 6-2, 7-5.

Indonesia Perbesar Peluang Usai Bermain Imbang Kontra Filipina
Ist
David Agung Susanto mengalahkan Jeson Patrombon 6-2, 7-5 di putaran pertama turnamen Piala Davis Group II Zona Asia Oceania di Senayan, Jakarta 

WARTA KOTA.COM,JAKARTA - Indonesia masih memiliki peluang memenangan putaran pertama Kejuaraan beregu putra Piala Davis setelah dua pertandingan di hari pertama berakhir imbang 1-1.

Di Piala Davis grup II zona Asia Oceania ini, tim Piala Davis Indonesia tertinggal lebih dahulu saat pemain debutan, M. Althaf Dhaifullah, kalah dari tunggal pertama Filipina, Alberto Lim 3-6 2-6.

Sempat memperoleh poin terlebih dulu, dia seperti kehilangan kepercayaan diri, sehingga tidak bisa menjaga kemenangannya.

"Sebelum masuk lapangan saya cukup percaya diri tapi pas main ada bola mati rasa tegang mulai datang, terlebih ini pertama kali main di Davis di negara sendiri, dan disaksikan banyak orang jadi memang agak tegang," kata Althaf.

Hasil ini, dikatakan Althaf, menjadi pelajaran berharga baginya untuk menjalani pertandingan berikutnya di hari kedua dan turnamen-turnamen yang akan dia ikuti kelak.

"Ini pelajaran berharga sekali, saya harap ke depannya bisa memperbaiki diri, terutama untuk lebih bisa mengatasi rasa tegang di lapangan, menghadapi siapapun dan bermain di manapun," ucap Althaf.

Petenis Indonesia M. Althaf Dhaifullah kalah dari tunggal pertama Filipina, Alberto Lim 3-6 2-6 di putaran pertama Piala Davis Grup II Zona Asia Oceania di Senayan, Jakarta. (SUPER BALL/FERI SETIAWAN)
Petenis Indonesia M. Althaf Dhaifullah kalah dari tunggal pertama Filipina, Alberto Lim 3-6 2-6 di putaran pertama Piala Davis Grup II Zona Asia Oceania di Senayan, Jakarta. (SUPER BALL/FERI SETIAWAN) (SUPERBALL.ID/FERI SETIAWAN)

Setelah Althaf, petenis David Agung Susanto, membuka kembali peluang Indonesia di Piala Davis 2018, dengan menyamakan kedudukan 1-1.

David mengalahkan tunggal kedua Filipina Jeson Patrombon 6-2, 7-5.

David mengaku sempat tegang, mengingat pertandingannya ini merupakan satu yang sangat penting bagi Indonesia dalam Piala Davis 2018 ini.

"Saya terus terang sempat tegang, mungkin karena saya ingin memberikan yang terbaik di publik sendiri, jadi agak tertekan, harusnya main lepas. Tapi saya berfikir harus mencoba terus walau dari awal, akhirnya secara perlahan bisa menguasai keadaan dan akhirnya diberi kemenangan oleh Tuhan," ucap David.

Halaman
12
Penulis: Dewi Pratiwi
Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved