PBB Gaet Kepala Desa Jadi Caleg untuk Meraup Suara Masyarakat Desa

PBB bersama Persatuan Rakyat Desa (Parade) Nusantara bekerjasama membentuk lembaga advokasi di tiap kabupaten.

PBB Gaet Kepala Desa Jadi Caleg untuk Meraup Suara Masyarakat Desa
Warta Kota/Feryanto Hadi
Suara masyarakat desa dinilai sangat potensial mendongkrak partai mengingat jumlah masyarakat desa yang sangat besar. 

WARTA KOTA, PASAR MINGGU -- Partai Bulan Bintang (PBB) bersama Persatuan Rakyat Desa (Parade) Nusantara bekerjasama membentuk lembaga advokasi di tiap kabupaten sebagai gerakan membela kepentingan masyarakat pedesaan.

Program itu dibuat dalam rangka mendekatkan partai politik besutan Yusril Ihza Mahendra untuk meraup suara pemilih pada pemilihan legislatif 2019 mendatang.

Sekjen PBB, Afriansyah Ferry Noer menyatakan, partainya saat ini serius menjalankan sejumlah strategi untuk menggaet suara masyarakat pedesaan.

Sebab, menurutnya, suara masyarakat desa sangat potensial mendongkrak partai mengingat jumlah masyarakat desa yang sangat besar.

"Pada pemilu sebelumnya kami tidak masuk ke Senayan karena secara nasional suara PBB hanya dua sampai tiga persen. Salah satu faktornya karena kami mendapat suara kecil di pedesaan, khususnya di Jawa kami hanya mendapat 0,8 persen dari 60an juta pemilih di Jawa," kata Ferry, dalam diskusi bertema Strategi Partai Politik Merebut Suara Desa pada Pemilu 2019 di Kantor DPP PBB, Jalan Pasar Minggu Raya, Jakarta Selatan, Kamis (1/2/2018).

Ferry mengakui, selama ini pihaknya tidak cermat dalam proses penjaringan caleg di tingkat kabupaten dan provinsi dimana caleg tersebut kurang melalukan pendekatan kepada masyarakat pedesaan.

"Kami akui selama ini pengurus daerah kurang lakukan pendekatan kepada masyarakat desa. Sekarang kita tugaskan seluruh DPC melakukan pendekatan kepada kepala desa bahkan mendorong mereka jadi caleg. Jadi, kami bisa tahu apa saja langkah yang tepat untuk memajukan masyakat desa," ujarnya.

Terkait upaya menjadikan kepala desa sebagai caleg, saat ini Ferry mengatakan pihaknya tengah bersiap mengajukan uji materiil ke Mahkamah Konstitusi.

"Aturan yang ada sekarang kan kades tidak boleh berpolitik praktis. Dalam waktu dekat kami akan ajukan uji materiil supaya kades bisa jadi caleg tanpa harus mengundurkan diri," imbuhnya.

Sudir Santoso, Ketua Umum Parade Nusantara mengatakan, kerjasama dengan PBB dilatari dengan kesamaan visi dan misi keduanya untuk menyejahterakan masyarakat desa.

Halaman
12
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved