Jadi Imam Salat di Afghanistan, Ini Penjelasan Jokowi

Menurut Jokowi, persoalan imam salat saat bepergian merupakan hal yang biasa dan tidak perlu diramaikan oleh semua pihak.

Jadi Imam Salat di Afghanistan, Ini Penjelasan Jokowi
print screen/facebook
Presiden Jokowi menjadi imam salat di masjid Afganistan 

WARTA KOTA, GAMBIR - Presiden Joko Widodo menjelaskan dirinya ditunjuk menjadi imam salat, ketika melakukan kunjungan kenegaraan ke Afghanistan.

"Pertama itu Salat Zuhur, imamnya dari imam masjid di sana (Afghanistan). Kemudian kita mau jama taqdim lanjut ke Ashar, ya saya yang maju (jadi imam)," tutur Jokowi di kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu (31/1/2018).

Menurut Jokowi, persoalan imam salat saat bepergian merupakan hal yang biasa dan tidak perlu diramaikan oleh semua pihak.

Baca: Jokowi Jadi Imam Salat di Afghanistan, Fadli Zon: Pencitraan yang Bagus

Jokowi pun memaparkan sikapnya yang tetap melanjutkan kunjungan ke Afghanistan, meskipun kondisi negara tersebut se‎dang tidak kondusif, apalagi sehari sebelumnya ada aksi peledakan bom.

"‎Ya wong sudah direncanakan, itu satu kawasan di Asia Selatan, karena kita harus ngerti Presiden Ashraf Ghani sudah pernah ke sini (Indonesia), ibu negara Bu Ghani juga sudah ke sini," tutur Jokowi.

Jokowi menuturkan, kunjungannya bersama rombongan merupakan sebuah kewajiban yang diamanatkan konstitusi, di mana Indonesia dapat menjaga perdamaian dunia.

"Kita inginkan bisa mediasi (perdamaian), jadi kalau kita ke sana ya kita ingin pengin kunjungan balik dan akan ditindaklanjuti oleh Pak Wapres (Jusuf Kalla) di Februari 2018," papar Jokowi. (Seno Tri Sulistiyono)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved